Jalan Panjang 7 Anak Korban Pembunuhan di Samosir: Diteror, Rekonstruksi Janggal

Share this:
BMG
Menanti Simbolon bersama enam orang adiknya saat menemui Wadir Reskrimum AKBP Faisal Napitupulu di Mapolda Sumut, Senin (30/11/2020) lalu.

Faisal mengatakan, kasus pembunuhan Raja Adat di Samosir tersebut menjadi atensi perhatian serius pihaknya.

“Ini menjadi perhatian kita di sini,” katanya.

Mengenai perbedaan hasil visum dengan rekonstruksi, Faisal berujar akan dilakukan pengecekan kembali luka pada almarhum Rianto Simbolon.

“Mengenai 11 tusukan pada visum awal, lalu pada rekonstruksi hanya lima, itu nanti kita cek mengenai luka-luka itu,” janji Faisal.

Setelah itu, Faisal membawa ke-tujuh anak-anak almarhum Rianto Simbolon bertemu langsung dengan Kasubdit III/Jahtanras AKBP Taryono Raharja. Dalam pertemuan itu, Taryono ikut merasa terharu dan memberikan motivasi kepada anak-anak almarhum Rianto Simbolon.

Rekonstruksi Ulang

Setelah bertemu Wadir Reskrimum AKBP Faisal Napitupulu, kuasa hukum keluarga korban Dwi Ngai Sinaga, kepada BENTENG TIMES, mengatakan jika pihaknya sudah menerima undangan dari Polres Samosir untuk melakukan rekonstruksi ulang.

“Kita baru saja dihubungi penyidiknya akan dilakukan rekonstruksi ulang kasus ini,” kata Dwi.

BacaPembunuhan di Medan, IRT Ditemukan Tewas, Tangan Terikat-Mulut Disumpal

Namun, Dwi menegaskan, pihaknya menunggu undangan secara resmi dari Polres Samosir.

“Kami tidak mau lagi seperti rekonstruksi awal, undangan menghadiri dikirim melalui layanan messenger. Kita lihat sendiri, bagaimana anak-anak ini menjadi histeris,” katanya.

Bersambung ke halaman 5..

Share this: