Samosir Music International, Tampilkan Artis Kelas Dunia dan Penghormatan Korban KM Sinar Bangun

Share this:
FERRY SIHOMBING-BMG
Sejumlah artis kelas dunia diantaranya Nadine Beiler, Hermann Delago dan JB'S Band akan hadir dalam Samosir Music International, 25 Agustus 2018 mendatang.

Kemudian, ada Kento Friesacher keturunan Jepang-Austria yang biasanya meniup suling India, atau suling klasik nantinya akan memainkan suling Batak walau cara memainkannya cukup beda. Untuk memenuhi itu, Henry Manik memberi satu set seruling Batak untuk dipelajari.

Demikian juga pemain drum dari JB’S Band yang akan memainkan gondang Batak dan beberapa bulan ini sudah dilatih menggunakan gondang batak yang Henry sudah kirimkan ke Austria. Nantinya, mereka ini juga akan berkolaborasi dengan artis dan pencipta lagu Batak, Tongam Sirait.

Selanjutnya, ada pemenang kontest lagu klasik Belanda, Bernadeta Astari juga akan kembali ikut meramaikan event di Samosir nanti. Kali ini, Bernadeta mengajak musisi Violistnya dari Swiss, Ken Lila Ashanty. Ken Lila adalah kelahiran Jakarta, dan telah berhasil mendapatkan Master musiknya di Swiss, dengan Cum Laude. Banyak prestasi yang sudah diraih baik di Asia maupun di Eropa dan juga banyak terlibat di konser musik klasik yang tergolong besar, baik di Indonesia maupun di Eropa.

Mereka nanti akan tampil Trio, bersama Pianist dari Jakarta, Yoshephine Madju, yang tahun lalu juga ikut terjun ke Samosir. Mereka nanti akan menerapkan jenis musik klasik terhadap lagu Batak dan juga lagu-lagu klasik lainnya.

Lalu, ada Viky Sianipar yang sudah sangat dikenal dengan arrangement musiknya yang jenius dan sangat konsen terhadap pengembangan musik lagu Batak. Viky akan hadir di Samosir bersama bandnya dan juga Alsant Nababan sebagai vokalisnya.

Dan yang terakhir, ada Louis Sitanggang yang merupakan vokalis dari Deredia, serta Jajabi Band sebagai musisi daerah yang tinggal di Tuk Tuk.

Share this: