Siantar Membara, Gudang Gas Elpiji Terbakar, 5 Orang Meninggal

Share this:
FERRY SIHOMBING-BMG
Kebakaran hebat telah menghanguskan sebuah gudang gas elpiji di Jalan Panyabungan, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematang Siantar, Sabtu (26/9/2020) malam. (Insert) Lima korban meninggal dunia (wajah di lingkaran merah).

Di luar gudang, warga histeris saat mendengar suara ledakan tabung gas elpiji berkali-kali.

Ledakan tabung gas itu membuat petugas pemadam lebakaran (damkar) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Siantar dan PT STTC, tidak bisa melakukan pemadaman dari dekat. Berkat kesabaran dan keberanian para petugas pemadam, api akhirnya dapat dipadamkan malam sekira pukul 23.40 WIB.

Setelah itu, sejumlah petugas dari Polres Siantar menyusuri puing bangunan guna mencari para korban yang terjebak dalam musibah kebakaran itu.

Pencarian pun membuahkan hasil. Empat korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di lantai dua rumah tersebut. Mereka adalah istri dan tiga orang anak Hendra.

Sementara, Ameng, ayah Hendra, ditemukan di kamar mandi lantai 1 gudang tersebut. Seluruh tubuh kelima korban ditemukan dalam kondisi mengalami luka bakar.

Selanjutnya, polisi mengevakuasi jenazah kelima korban ke Kamar Mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djasamen Saragih Kota Pematang Siantar untuk divisum.

Gudang gas elpiji milik Hendra Kie di Jalan Panyabungan, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Siantar, tinggal puing, Minggu (27/9/2020). (Insert) Lima korban meninggal dunia (wajah dalam lingkaran kuning).

BacaKebakaran Kapal Tanker di Belawan, 12 Pekerja Terluka

Dari kamar mayat, jenazah kelima korban kemudian dibawa ke Yayasan Bhakti Kesejahteraan Sosial (YBKS), Jalan Cokro, Kecamatan Siantar Utara, untuk disemayamkan. Rencananya, jenazah kelima korban akan dimakamkan di Kuburan Cina Rambung Merah, Kecamatan Siantar Martoba.

Share this: