Melacak Iklas Prasasti, Tempat JR Saragih Menempuh SMA

Share this:
Ist
JR Saragih tampak menangis usai penetapan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Utara. Pasangan JR Saragih dan Ance Selian tak lolos hasil penetapan KPU Sumut

Iklas Prasasti Dicari Karena JR Saragih
Setelah SMP dan SMA Iklas Prasasti tutup, sejumlah orang pernah mencari SMA Iklas Prasasti. Menurut Uki, mereka yang datang ingin mencari informasi tentang keabsahan ijazah milik Saragih.

Peristiwa itu terjadi sekitar dua atau tiga tahun lalu dan orang yang mencari tahu informasi soal ijazah Saragih mengaku bukan dari kalangan wartawan.

“Katanya lagi ‘ini mau pilkada jadi butuh tahu keaslian ijazahnya,” kata Uki.

Karena tak memiliki informasi soal keabsahan ijazah JR Saragih, Uki mempertemukan dua orang itu dengan seorang staf SMA Iklas Prasasti yang masih hidup, tapi sang staf tak bisa memberi informasi perihal JR Saragih.

“Dia juga enggak tahu apa-apa,” kata Uki.

Uki mengaku kembali ingat nama JR Saragih saat. Sebelum ditemui wartawan dan dua orang lain, nama JR Saragih tak pernah didengarnya.

“Dia (JR Saragih) petinggi kali ya? Memang bagaimana sih pilkada keadaannya?” ujar Uki.

JR Saragih mengaku memiliki ijazah dan surat tanda tamat belajar (STTB) dari SMA Iklas Prasasti. Surat itu digunakan sebagai salah satu syarat dalam pencalonan sebagai kandidat di Pilkada 2018 Sumatera Utara.

Saat verifikasi dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, JR Saragih dinyatakan tidak lolos. Sebabnya, berkas salinan legalisir STTB milik Saragih dinyatakan palsu. Legalisir STTB dan ijazah itu sebelumnya digunakan Saragih untuk mendaftarkan diri dalam Pilkada Bupati Simalungun, 2010 dan 2015.

Saat ini, sidang gugatan atas gagalnya Saragih menjadi kandidat di Pilkada Sumut sedang berlangsung. Sidang dilakukan di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut.

Share this: