Fakta Baru Dibalik Kasus Pembunuhan Buruh Tani di Simalungun, Sempat Belanja-Belanja ke Kabanjahe

Share this:
FERRY SIHOMBING-BMG
Anaria boru Sipayung dan Halimah boru Telambanua, dua tersangka pembunuhan terhadap Porta boru Tumanggor saat dihadirkan di Aspol Polres Simalungun, Jalan Asahan, Kota Pematang Siantar, Senin (31/5/2021). 

Kedua tersangka pun ketakutan. Saat korban bergegas meninggalkan lokasi kejadian, Anaria menarik sarung yang masih menempel di tubuh korban. Korban pun terjatuh dan Anaria langsung membekap mulut korban dengan kedua tangannya.

BacaGuru SD Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Polisi: Dugaan Perampokan

BacaKena Begal di Munte Karo, Kaca Truk Dilempar, Sopir Dikeroyok, Uang dan Ponsel Disikat

Tak hanya itu, Halimah juga mengikat leher korban dengan sarung. Atas perlakuan itu, korban pun meninggal dunia. Kedua tersangka kemudian menyeret tubuh korban ke pohon kopi.

“Leher korban diikat di pohon kopi. Tangan korban juga diikat pakai sweater,” ungkap Agus.

Agus mengatakan, setelah membawa kabur tas korban, kedua tersangka dan anak-anaknya pergi ke Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo.

Di sisi lain, uang hasil rampokan kedua tersangka dipergunakan untuk berbelanja barang-barang bermerk, seperti tas merk Louis Vuitton dan Bonia.

“Kedua tersangka juga membeli cincin emas, dua unit handphone, serta pakaian anak-anak dan dewasa,” terang Agus.

Bersambung ke halaman 4..

Share this: