Duka Dumaris Pangaribuan, Sopir Angkot di Jakarta Timur, Menolak Bayar Calo, Dibakar Hidup-Hidup

Share this:
BMG
Dumaris Pangaribuan, sopir angkot yang dibakar hidup-hidup saat mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Polri di Kramat Jati, Jakarta Timur.

Lambas Aritonang, yang merupakan sepupu dari istri Dumaris, Nova Aritonang, menuturkan, sebelum melakukan aksi pembakaran terhadap iparnya, Iran sudah merencanakan untuk membalaskan sakit hatinya karena tidak mendapat uang jatah calo dari Dumaris.

“Karena beberapa kali korban dimintai uang dan belum bisa memberikan. Pelaku membeli bensin, mencari-cari korban, dan pada saat dilihat sedang tidur-tiduran di sekitar taman di dekat tempat itu, pelaku pun menyiramkan bensin yang sudah dibeli dan membakar korban,” ungkap Lambas Aritonang, dilansir dari sinarkeadilan.com, Minggu (23/5/2021).

Akibat aksi pembakaran yang dilakukan oleh Iran terhadap Dumaris itu, lanjut Lambas Aritonang, sekitar 60 persen tubuh korban hangus terbakar. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Polri di Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk diselamatkan.

Hingga hari ketiga atau keempat, Dumaris belum sadarkan diri.

“Kalau tadi sih sudah siuman. Tapi sama sekali belum bisa diajak bicara. Sekujur tubuhnya masih luka parah karena dibakar. Semoga masih bisa terselamatkan,” ujar Lambas Aritonang.

Diduga Ada Penerapan Pasal Tidak Sesuai

Lambas Aritonang melanjutkan, pada malam hari Senin tanggal 17 Mei 2021 itu, saudarinya Desi Natalia Aritonang, bersama saudaranya Hasudungan Butarbutar melaporkan peristiwa itu ke Polres Jakarta Timur.

BacaKabur Saat Ditemui Mantan Kekasih, Atlet One Pride MMA Brando Mamana Dipolisikan

BacaSempat Bergumul dengan Aipda Hasmion, Pijay si Gembong Narkoba Masuk Bui

Pelaku Iran dilaporkan telah melakukan pembakaran dan atau penganiayaan yang direncanakan, dan atau penganiayaan berat.

Pelaku pun dijerat dengan Pasal 187 KUHP dan atau Pasal 353 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP.

Bersambung ke halaman 3..

Share this: