Keluarga Besar Marga Sinaga Beri Dukungan Tanpa Pamrih untuk Djoss

Share this:
HARIS-BENTENGTIMES.com
Antusias masyarakat yang tergabung dalam Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boruna (PPTSB) menyambut Djarot Saiful Hidayat di Naga Hall kawasan Amplas, Medan, Minggu (20/5/2018).

MEDAN, BENTENGTIMES.com – Keluarga besar marga Sinaga yang tergabung dalam Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boruna (PPTSB) memberikan dukungan tanpa pamrih untuk pasangan Djarot-Sihar (Djoss) dalam Pemilihan Gubernur Sumut.

Dukungan untuk Djoss itu disampaikan dalam deklarasi PPTSB untuk memenangkan pasangan Djarot-Sihar di Naga Hall kawasan Amplas, Medan, Minggu (20/5/2018).

Ketua PPTSB Sumut 1 JR Sinaga mengatakan, organisasi paguyuban marga Sinaga tersebut telah berdiri sejak tahun 1940 dan kini di Sumut jumlah anggotanya tercatat hingga 116.898 kepala keluarga.

Dalam mendukung pasangan cagub-cawagub yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, pihaknya tidak mengharapkan pamrih, bahkan sama sekali tidak meminta apapun dari calon.

(BACA: Panjaitan se-Kota Medan Berangkatkan Djarot-Sihar Dengan Firman ‘Maju Untuk Menang’)

Hal itu dikarenakan PPTSB tidak berkeinginan calon yang didukung tersebut justru terjebak dalam korupsi jika harus mengeluarkan biaya untuk meraih dukungan.

“Kami hanya meminta bapak betul-betul berbuat untuk Sumut,” katanya di hadapan ratusan marga Sinaga yang menghadiri deklarasi tersebut.

Karena itu, PPTSB juga mengajak masyarakat untuk tidak mengharapkan bantuan atau materi dari calon gubernur agar dapat fokus dalam menjalankan pemerintahan yang bersih dari praktek korupsi.

Cagub Sumut Djarot Saiful Hidayat yang menghadiri deklarasi itu mengaku bangga atas komitmen keluarga besar marga Sinaga yang tergabung PPTSB untuk mendukung Djoss. Apalagi, dukungan dalam pilkada itu diberikan tanpa iming-iming atau pamrih sesuatu.

(BACA: Djarot Tatap Muka Dengan Warga Galang: Apapun Marganya, Kita Tetap Saudara)

“Deklarasi ini hanyalah awal dari perjuangan kita untuk mewujudkan Sumut yang lebih baik,” ujar Djarot.

Secara momentum, mantan Walikota Blitar dan mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku bangga karena dukungan tersebut diberikan pada tanggal 20 Mei yang merupakan Hari Kebangkitan Nasional.

Djarot mengatakan, meski berkeinginan untuk memenangkan Pilgub Sumut, tapi ia dan Sihar Sitorus telah berkomitmen untuk tidak menggunakan politik uang (money politic) karena bukan cara yang baik dalam demokrasi.

Karena itu, Djarot mengimbau masyarakat untuk menjadi pemilih berintegritas yang menggunakan hak pilih bukan berdasarkan materi, tapi mempelajari program dan latar belakang calon.

(BACA: Sihar Terima Ulos Tanda Dukungan dari Kelompok Marga Marbun)

“Nanti pada 27 Juni, hari Rabu, datanglah ke TPS dan gunakanlah hak pilih sesuai hati nurani demi kemajuan Sumut,” ujar Djarot.

Share this: