Kisah Inspiratif Danyonif 125/Simbisa Letkol Inf Anjuanda Pardosi: Pernah Jadi Tukang Semir

Share this:
BMG- ERIANTO PERANGIN-ANGIN
Danyon 125/Simbisa Letkol Infantri Anjuanda Pardosi SE MSi

“Menjadi tukang semir sepatu sekitar satu tahun, demi melanjutkan mimpi saya. Setelah berhasil menamatkan SMP, saya melanjutkan masuk di SMAN 1 Kabanjahe,” ujarnya.

Di SMA pun, dia tetap menyemir sepatu seusai pulang sekolah. Kadang bukan hanya sebagai tukang semir sepatu saja, pekerjaan lain pun ia lakukan guna meringankan beban orangtua untuk meneruskan pendidikannya saya ke perguruan tinggi.

Baca: Brigjen TNI Jusua Ginting Serahkan Bantuan ke Moderamen GBKP

Baca: Cerita Ibunda TNI AD Asal Simalungun yang Gugur Dalam Misi Perdamaian PBB di Congo

“Usai menamatkan kuliah, saya masuk ke PTKI (Perguruan Tinggi Teknologi Kimia) Kota Medan. Namun di semester VI, sekitar tahun 1998, saya memutuskan berhenti kuliah. Saya memilih untuk melanjutkan pendidikan di Akademi Militer (Akmil). Kala itu, lantaran krismon (krisis moneter), saya memilih jalur pendidikan Akmil. Tidak dikenakan seperser pun biaya masuk Akmil,” ujarnya tersenyum.

Anjuanda Pardosi lulus Akmil pada tahun 2002. Walau telah lulus di Akmil, dia tetap mengejar mimpi yang sempat tertunda, yaitu melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. “Maka saat bertugas di Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), saya melanjutkan pendidikan Strata-1 Fakultas Ekonomi hingga meraih gelar MSi (Strata-2) di Bandung, Jawa Barat,” kisahnya lagi.

Dan, pada tahun 2007, Anjuanda Pardosi menikah dengan Asti br Pasaribu dan telah dikaruniai dua orang anak.

“Saya ingin menyampaikan apa yang kini saya terima dan miliki merupakan buah hikmah dari keteguhan, kesabaran dan menjalankan nasihat orangtua. Prinsip hidup ini juga saya tanamkan kepada kedua anak saya. Semoga kisah ini bisa diambil manfaatnya buat para pelajar di kabupaten ini,” pesannya menutup wawancara.

Baca: Oknum TNI Terlibat Bentrok dengan Sekelompok Pemuda di Desa Merek Karo

Baca: ‘Ditengah Kesendirian’, Purnawirawan TNI Ini Selalu Bersyukur Ditemani KIS

Diketahui, terhitung sejak 14 Maret 2019, Letkol Inf Anjuanda Pardosi resmi menjabat Danyon 125/Simbisa. Tongkat komando diserahkan Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) Kolonel Inf Freddino Janen Silalahi dalam upacara serah terima jabatan dari Letkol Inf Victor Andhyka Tjokro kepada Letkol Inf Anjuanda Pardosi.

Share this: