Wagubsu: Dibawa Pisang, Tapi di Dalam Narkoba

Share this:
Wagubsu Brigjen TNI (Purn) Dr Hj Nurhajizah Marpaung berfoto bersama Forkopimda Sibolga-Tapteng, saat melaksanakan kunjungan kerjam ke daerah tersebut.

“Jadi, pintunya tutuplah, Pak Kapolres. Kadang mereka keluar dari dalam (penjara) sudah ada bandar yang menyuguhkan uang kepada mereka. Dikasih 5 juta. Karena terkadang mereka takut mau pulang ke rumah,” kata Nurhajizah.

Selain narkoba, Brigjen TNI (Purn) Nurhazizah Marpaung juga meminta agar praktik trafficking tidak terjadi di Tapteng. Dan, kepada kepala desa, diminta tidak melakukan manipulasi data usia anak hanya demi kepentingan tertentu.

“Pak Kapolres, kunci trafficking. Dan kepada kepala desa, jangan tambah-tambahin umurnya. Kalau ada kepala desa yang mengganti-ganti umur, bisa diganti,” tegasnya.

Selain polisi, Wagubsu juga meminta peran TNI AU untuk memaksimalkan pengawasan tidak beredarnya narkoba di Tapteng melalui bandara.

“Jadi, Bapak Angkatan Udara, saya juga menaruh harapan sama Bapak. Bandara sudah bagus, kerja samalah Bapak dengan Pak Kapolres, forkopimda, bupati. Kunci (awasi) bandara, kadang dibawa pisang, tapi di dalam narkoba,” ujarnya.

Share this: