Kesal Dinas PU Bina Marga Tak Kunjung Perbaiki Jalan Rusak, Warga Barusjahe Bisa Lapor Polisi

Share this:
BMG
Jalan provinsi Tongkoh - Barusjahe, tepatnya di Desa Basam, Kabupaten Karo, mengalami kerusakan parah. Foto ini diabadikan beberapa waktu lalu.

Menurut Simon, masyarakat tidak perlu sungkan. Dengan adanya laporan pengaduan itu, maka aparat penegak hukum nantinya dapat melakukan penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum berlaku.

Ditemui terpisah, Iyan Tarigan, salah satu penggiat Pospera Kecamatan Barusjahe, menyadari bahwa perbaikan jalan rusak penghubung antara Tongkoh-Barusjahe, merupakan tanggung jawab Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumatera Utara. Oleh sebab itu, dia berharap Pemkab Karo segera jemput bola.

“Ini kan (kondisi jalan rusak) sudah terlalu lama. (pengendara) Bisa bahaya kalau tidak ada penanganan segera. Ya kita sangat berharap sekali kepada Bupati bu Cory Sebayang dan Wakil Bupati pak Theopilus Ginting, dilobi itu pemprov,” ujar Iyan.

Harapan serupa disampaikan Jansen Ginting, dari DPD BAIN HAM RI Kabupaten Karo. Menurut Jansen, masyarakat sudah terlalu sabar menikmati jalan rusak di Barusjahe.

“Perbaikan jalan rusak Barusjahe itu sangat mendesak. Kita khawatir, jika tidak ada penanganan segera, itu jalan putus. Sehingga bukan hanya akan membikin lalu lintas terputus, ekonomi lumpuh, tapi juga bisa menelan korban jiwa. Ini harus dicegah,” ujarnya.

Dari penelusuran BENTENG TIMES, Terkelin Brahmana saat masih aktif menjabat Bupati Karo telah meninjau lokasi longsor jalan provinsi Tongkoh – Barusjahe, tepatnya di Desa Basam tersebut pada Senin 4 Mei 2020.

BacaBanjir Lahar Dingin di Karo Bawa Material Kayu dan Batu, Akses Jalan Sempat Lumpuh

BacaBolak Balik Masuk Musrembang, Kondisi Jalan Desa Buah Raya Memprihatinkan

Saat itu, Kepala Seksi (Kasi) Bina Marga Provinsi Cabang Kabanjahe Sartono ikut serta. Di hadapan Terkelin Brahmana, Sartono berjanji akan menindaklanjutinya agar mendapat penanganan segera.

Sekadar diketahui, jalan provinsi Tongkoh – Barusjahe ini juga merupakan jalur alternatif Tiga Panah – Sidikalang Kabupaten Dairi, dan wilayah Kabupaten Simalungun dari arah Medan.

Share this: