Batistuta, ‘Si Pembunuh’ yang Kini Hidup Dalam Kelam, Berjuang Lawan Kelumpuhan, Bahkan Ditinggal Istri

Share this:
Gabriel Batistuta

Meski sekarang kondisi lebih baik dengan melakukan pengobatan, namun pernah ia meminta untuk diamputasi pada kedua kakinya. Hal ini dilakukannya lantaran sudah lelah menahan rasa sakit yang diderita saat itu.
Meski keadaan susah terus mendera pemain identik dengan nomor sembilan ini tidak pernah patah semangat dengan terus mengupayakan kesembuhan. Mari sobat pencinta bola yang budiman kita doakan Gabriel Batistuta bisa sembuh.

Ditinggalkan Sang Istri Setelah 30 Tahun Pernikahan

Sudah jatuh tertimpa tangga begitulah kata yang tepat untuk menggambarkan penderitaan Gabriel Batistuta sekarang. Di tengah kondisi kakinya yang buruk hubungan rumah tangga juga mengalami kehancuran.

Dilansir dari laman Indosport, tahun 2014 lalu ia dan sang istri Irina Fernadez harus berakhir. Belum diketahui apa yang melatar belakangi hal tersebut dilakukan, tapi yang pasti mereka berdua telah mengakhiri hubungan yang sudah berjalan selama tiga puluh tahun. Istri tersebut merupakan kekasih masa kecilnya Batigol saat masih di Argentina. Kehidupannya kini dilewati dengan ketiga anaknya.

Kariernya Setelah Gantung Sepatu Juga Kelam

Selain kehidupan pribadinya kelam pria 49 tahun juga mengalami hal kurang mengenakan saat mencoba pekerjaan baru. Saat pada tahun 2016 lalu, ia ditunjuk oleh satu media olahraga terkenal dunia yakni Fox Sport untuk menjadi komentator bola.

Menjadi panddit di program tersebut rupanya tidak berjalan mulus dan pada akhirnya dirinya dikeluarkan. Belum jelas alasan kenapa mantan penyerang Roma ini di keluarkan, tapi tersiar kabar setelah komentar terhadap partai Final Champion 2016 menuai banyak kritikan pemain berambut pirang ini tidak pernah lagi menunjukkan batang hidungnya lagi.

Kisah pedih Gabriel Batistuta yang dulu kita kenal hebat dan kini bernasib kelam. Menunjukkan pada kita semua bahwa roda nasib terus berputar. Kadang kita bisa di atas atau pada posisi bawah. Hal ini juga dapat menjadi peringatan untuk pemain muda tanah air untuk selalu senantiasa menyiapkan dirinya menghadapi hari tua.

Share this: