Mengapa Prabowo Dijadikan Menteri? Simak Penjelasan Djarot!

Share this:
FERRY SIHOMBING-BMG
Anggota DPR RI Djarot Saiful Hidayat saat memberikan kata sambutan dalam Acara Syukuran Pelantikan Jokowi-Maruf Amin di Kantor DPC PDIP Simalungun, Jumat (25/10/2019) siang.

Bahkan, mantan Walikota Blitar ini pun menyinggung dirinya yang di-bully saat maju di Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu). Sebab, wakilnya Sihar Sitorus merupakan seorang nasrani.

“Masih ada saja politisasi agama untuk menentukan pilihan. Saya bilang, kalau nggak pilih ya nggak apa-apa. Kepala daerah itu kan yang dinilai integritas, pengalamannya. Kalau begini (politisasi agama) susah maju kita,” tandasnya.

Djarot pun meminta agar seluruh kader PDIP tidak ada yang rasis dan membeda-bedakan SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan). Setelah Jokowi-Ma’ruf Amin dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI, Djarot menegaskan, perjuangan masih belum selesai.

“Ini kelanjutan perjuangan kita. Perjuangan untuk bebas dari kemiskinan, kebodohan, penderitaan yang selama ini masih diderita masyarakat,” katanya.

BacaDjarot Ajak Masyarakat Simalungun Lawan Berita Hoax

Tak lupa, Djarot mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Simalungun karena telah memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres lalu.

“Di Simalungun, Jokowi menang 68,5 persen. Suara saya di dapil 3 itu paling besar di Simalungun. Terima kasih juga karena sudah memilih dan membantu saya,” ujarnya mengakhiri.

Halaman Sebelumnya <<<

Share this: