Kantor Camat Ujung Padang Digeruduk, Massa Sebut Camat Arogan dan Diduga Tim Sukses

Share this:

SIMALUNGUN, BENTENGTIMES.com – Kantor Camat Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, digeruduk ratusan masyarakat, Senin (2/4/2018) siang. Masyarakat memrotes sikap camat yang dinilai arogan dan diduga rangkap jabatan sebagai tim sukses bakal calon Gubernur Sumatera Utara.

Koordinator aksi Syahrul Efendi mengatakan, tindakan camat memerintahkan anggotanya mencabut alat peraga kampanye (APK) sepanjang jalan utama dan dari depan Kantor Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP Ujung Padang, telah mencederai proses demokrasi di Kabupaten Simalungun.

Masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Ujung Padang menilai tindakan Camat Ujung Padang arogan karena melakukan pencabutan APK tanpa ada koordinasi.

“Sikap Camat telah melukai hati masyarakat Ujung Padang,” kata Syahrul Efendi di hadapan ratusan massa yang memadati Kantor Camat Ujung Padang.

Menurut Syahrul, kalaupun ada penertiban, maka yang paling berhak melakukannya bukan camat, melainkan Panwaslu. Dan, itu pun harus diawali dengan berkoordinasi dengan partai politik (parpol).

“Kami juga bisa menertibkan sendiri kalau memang letak APK menyalahi. Tapi ini tanpa ada koordinasi. Dan yang paling membuat masyarakat terhina, pencopotan APK juga mereka lakukan dari depan rumah kami, dari Kantor PAC PDIP Ujung Padang,” ujar Syahrul.

“Tindakan Camat Ujung Padang telah menghina masyarakat Ujung Padang. Kami minta camat segera angkat kaki dari Ujung Padang,” tegas Syahrul.

Komunitas Masyarakat Ujung Padang menggelar unjuk rasa di Kantor Camat Ujung Padang, Senin (2/4/2018). Mereka memrotes tindakan camat melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) yang dinilai arogan.

“Yang kami inginkan sebenarnya Camat meminta maaf. Tapi malah beralibi dan balik menentang masyarakat. Maka, kami akan menempuh jalur hukum,” tandas Syahrul.

Maryono, Ketua PAC PDIP Ujung Padang menambahkan bahwa yang mereka kesalkan adalah sikap camat yang melakukan penertiban APK sampai ke depan kantor mereka, tanpa terlebih dahulu berkoordinasi dengan mereka.

Apalagi tindakan itu dilakukan karena pimpinannya yang juga bakal calon Gubernur Sumatera Utara hendak datang ke Ujung Padang. Tindakan itu menguatkan indikasi yang berkembang di masyarakat bahwa Camat Ujung Padang M Fikri Damanik rangkap jabatan sebagai tim sukses.

“Kami tidak perlu camat yang begitu. Kami minta dia keluar dari Ujung Padang,” tegas Maryono.

Menanggapi tuntutan masyarakat, Camat Ujung Padang M Fikri Damanik menjelaskan bahwa penertiban yang mereka lakukan bukan hanya terhadap APK tapi juga terhadap poster-poster tanpa izin. Dan, seluruh APK dan poster tersimpan di dalam gudang penyimpanan.

Share this: