Air PDAM Tirtauli Tak Mengalir, Warga Siantar Terpaksa ke Sungai

Share this:
BMG
Warga mengantre untuk mendapatkan air bersih dari mobil tangki yang disediakan PDAM.

SIANTAR, BENTENGTIMES.com – Sejak tiga hari belakangan, warga di beberapa kecamatan di Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun kesulitan mendapatkan air bersih. Penyebabnya, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtauli Kota Siantar sedang melakukan pencucian pipa HDPE, pipa plastik bertekanan yang banyak digunakan untuk pipa air dan pipa gas.

Untuk mengatasi masalah kekurangan air, PDAM kemudian menyediakan mobil tangki berisi air bersih untuk dibagikan kepada warga.Meski begitu, air yang dibagikan tersebut hanya cukup untuk air minum dan mencuci piring.

Warga juga harus mengantre untuk mendapatkan air tersebut. Sembari membawa ember, warga berbondong-bondong mengantre.

Kepada BENTENGTIMES.com, Lili, salah seorang warga Jalan Tangki, Kelurahan Naga Pita, Kecamatan Siantar Utara yang ikut mengantre menuturkan bahwa sudah sejak tiga hari belakangan air mati di kawasan tempat tinggalnya.

“Hanya cukup untuk air minum sama cuci piring. Kalau mau mandi atau cuci pakaian, ke sungai lah,” ungkapnya.

Lili melanjutkan, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. “Tahun lalu kayak gini juga,” jelasnya.

Lili berharap, perbaikan yang dilakukan PDAM dapat segera selesai sehingga mereka tidak sulit lagi mendapatkan air.

Sementara itu, sesuai surat pemberitahuan yang dilayangkan Direksi PDAM kepada para pelanggannya, pihaknya melaksanakan pencucian pipa HDPE ukuran 400 MM dan Paving Test pada Rabu (25/4/2018) di Jalan Seribudolok, Kabupaten Simalungun.

PDAM juga menyampaikan bahwa layanan mereka akan terganggu di beberapa wilayah, seperti Kecamatan Siantar Utara, Kecamatan Siantar Barat, Kecamatan Siantar Martoba, Pasar Baru Rambung Merah serta Karang Sari dan sekitarnya. Dan, pelayanan akan normal kembali dalam 3 kali 24 jam.

Share this: