Miris! Masih Banyak Masyarakat di Hamparan Perak Kesulitan Urus e-KTP

Share this:
ARIS-BENTENGTIMES.com
Djarot Saiful HIdayat saat mendengarkan keluhan warga yang kesulitan mendapatkan e-KTP di sela-sela mengikuti kegiatan pengobatan gratis di Wisma Tiurma, Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (17/4/2018).

DELISERDANG, BENTENGTIMES.com – Hingga kini ternyata masih banyak masyarakat di Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, mengalami kesulitan mengurus e-KTP dan mendapatkan Kartu Keluarga (KK).

Kondisi itu terungkap saat H Djarot Saiful Hidayat melakukan pertemuan dengan pemulung yang sedang mengikuti pengobatan gratis di Wisma Tiurma, Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (17/4/2018).

“Pertama-tama saya mengapresiasi inisiatif Relawan Bersama Pasangan Djarot-Sihar (BPJS) telah membantu warga tidak mampu, berbagi kebahagiaan, berbagi kasih, melakukan pengobatan gratis,” ujar Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat.

Namun dia menyayangkan sampai kini masih banyak masyarakat kesulitan mendapatkan e-KTP dan mengurus Kartu Keluarga. Padahal, e-KTP dan KK merupakan basis data kependudukan. Oleh sebab itu, pemerintah harus jemput bola.

“Kalau tidak punya KTP, bagaimana masyarakat mendapatkan Kartu BPJS, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat?” ujarnya.

Djarot Saiful HIdayat saat mendengarkan keluhan warga yang kesulitan mendapatkan e-KTP di sela-sela mengikuti kegiatan pengobatan gratis di Wisma Tiurma, Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (17/4/2018).

Masih kata Djarot, jika masyarakat tidak memiliki identitas jelas, maka dampaknya akan kesulitan saat menderita sakit tapi biaya perobatannya tidak bisa diklaim ke pemerintah. Padahal pemerintah sudah menyiapkan dana untuk menanggung seluruh biaya perobatan masyarakat tidak mampu ketika berobat di rumah sakit.

“Nah, untuk itulah kita datang ke Sumut, menjadikan semua urusan mudah dan transparan,” tukas Djarot.

Kenapa? lanjut Djarot, karena masih banyak masyarakat tidak mampu di Sumatera Utara.

“Djarot-Sihar datang memutus rantai kemiskinan, memutus rantai kesehatan,” tandasnya.

Diketahui, kegiatan bakti sosial itu kerja sama Relawan Bersama Pasangan Djarot-Sihar (BPJS) bersama Yayasan Peduli Pemulung.

Share this: