Banjir dan Longsor Telan Korban Jiwa, Pemko Sibolga Dihujani Kritik Pedas

Share this:
facebook
Kondisi banjir yang melanda Rawang II, Kelurahan Aek Muara Pinang, Kecamatan Sibolga Selatan, yang berulang-ulang terjadi setiap kali turun hujan.

SIBOLGA, BENTENGTIMES.com – Sejumlah kritik mengalir terhadap Pemko Sibolga atas peristiwa banjir dan tanah longsor yang menelan 3 korban jiwa, Senin (26/3/2018) malam. Kritik-kritik itu disampaikan lewat media sosial Facebook. Bahkan, ada warganet yang mengkritik bantuan yang diberikan Pemko kepada korban banjir.

Dihimpun BENTENGTIMES.com dari kolomkomentar di akun Facebook Sibolga Community, terlihat warganet marah atas kondisi ini. Seperti postingan pemilik akun Chandra Edward Tamba yang menulis: “Jangan sampai rakyat bergerak. Kalau gejolak nurani sudah meluap,,tak ada yang sanggup menghambat Keculi Allah.#sibolgaberduka.”

Sementara, pemilik akun Waris Warasi menulis: ”Kita semua turut berdukacita atas musibah ini saudaraku Chandra Edward Tamba, namun hendaknya mari kita Arif menyikapi musibah ini dgn bijaksana. Semoga pemangku kebijakan terketuk hatinya.”

(BACA: Longsor dan Banjir di Sibolga Telan 3 Nyawa, 1 Ibu Hamil, 2 Anak-anak)

Kemudian, pemilik akun Waris Warasi kembali menulis: “Ntah bagaimana lagi mengekspresikan semua ini Bg. Agus Salim Tanjung, rasanya pemimpin pembawa perubahan tidak relevan dgn situasi Kota Sibolga saat ini.”

Pemilik akun Agus Salim Tanjung kemudian membalas: “gk tau mau tulis apa lagi. Mereka bangga dengan penghargaan yg mereka raih. Kenyataan bertolak belakang.”

Lalu, pemilik akun Karimuddin Tamba Kari juga menaggapi di kolom komentar tersebut. “Benar lah Dinda Agus Salim Tanjung & Waris Warasi perubahan itu selama ini tak ada di lingkungan para kadis yang tersangka korupsi,sekarang sudah banyak yang terseret ,cuma paiagam nya salah mungkin yang di berikan,” tulisnya.

Kemudian, pada postingan lainnya berpa tulisan, yang diposting Waris Warasi dengan judul “Kota Yang Dibalut Duka”, direspon komentar pedas oleh pemilik akun Ozil. “Harusnya prmerintah dari dulu2 sudah memperhatikan ini, jangan nunggu korban dulu, kalau sudah begini ya gimana coba ???” tulisnya.

(BACA: Djarot Melayat ke Rumah Duka Korban Tenggelam di Sibolga)

Pemilik akun yang lain, Ramses Hutagalung kemudian menulis: “Turut Berduka Cita Atas musibah Banjir dan Longsor yg membawa korban di Kab Tapteng dan Sibolga…. Smg cepat larut banjir dan larut duka… Diharap kpd Pemda dpt menata ulang pemanfaatan ruang yg berekosisten yg bersahabat dg alam.. utk kehidupan manusia yg terhindar dari bencana…”

Selanjutnya, pemilik akun Manalu Presly Daniel bahkan menulis postingan pedas. “RIP.Keadilan dan rasa Kemanusiaan terhadap Kampung Halaman khu… Selamat Jalan adik khu, sampaikan pada Bapa disorga tentang kampung ini ya? Amang tahe… Sampai sebatas mana kami sabar??? Wahai para tokoh Pemimpin yg terhormat. Kapan hatimu Tergerak. Dimana nurani mu??? Hanya ini bantuan mu??? Sebatas Supermi aqua dan telor??? Why sibolga?? #Sibolga penuh duka#sibolga penuh Misteri#Sibolga menangis,” tulisnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Senin (26/3/2018), banjir dan longsor secara bersamaan melanda daerah tersebut. 3 nyawa melayang akibat peristiwa naas itu. 1 korban adalah ibu hamil, sementara 2 lainnya adalah anak-anak.

Share this: