Bupati Toba Samosir Usung Nama Kabupaten Toba

Share this:
SIB
Gubsu H Tengku Erry Nuradi bersama istri disambut Bupati Toba Samosir Darwin Siagian dan Wabup Tobasa Hulman Sitorus serta Ketua Tim Penggerak PKK Tobasa Rita Aruan saat menghadiri puncak perayaan hari jadi ke-19 Kabupaten Toba Samosir, di Lapangan Sisingamangaraja XII Balige, Sabtu (10/3/2018).

TOBASA, BENTENGTIMES.com – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Utara menghadiri puncak perayaan hari jadi ke-19 Kabupaten Toba Samosir (Toba) di Lapangan Sisingamangaraja XII Balige, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sabtu (10/3/2018).

Dalam sejarah peringatan hari jadi kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara, ini kali pertama dihadiri Gubernur bersama pimpinan OPD di jajaran Pemprovsu.

Kehadiran Gubsu bersama para pejabat Pemprovsu itu bentuk penghormatan kepada masyarakat Kabupaten Toba Samosir. Hal itu dikatakan Gubsu di awal sambutannya di hadapan ribuan masyarakat Toba Samosir.

Di hari ketiga peringatan hari jadi ini, selain dihadiri masyarakat Toba Samosir dari 16 kecamatan, Gubsu dan pimpinan OPD di Pemprovsu, hadir juga Bupati Tobasa Darwin Siagian, Wabup Tobasa Hulman Sitorus, Ketua Tim Penggerak PKK Tobasa Rita Aruan, Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Wakil Ketua DPRD Tobasa Asmadi Lubis dan Tonny Simanjuntak.

Kemudian, Ketua DPRD Samosir anggota DPR RI Nurdin Tampubolon, Kapolres Tobasa AKBP Elvianus Laoly, Dandim 0210 TU, Ketua PN Balige Paul Marpaung, pimpinan OPD di jajaran Pemkab Tobasa, mantan Bupati Tobasa, mantan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Tobasa, mantan Sekda, anggota DPRD Toba Samosir, para Camat, Staf Khusus Ketua DPD Edison Manurung.

Lebih lanjut Gubsu mengatakan, perayaan hari jadi sebagai ungkapan rasa syukur atas dinamika pembangunan yang telah dilakukan selama berjalannya pemerintahan daerah otonom ini, yang telah berusai 19 tahun.

“Pertama kita menyampaikan terima kasih kepada para pihak pengusul, pemrakarsa dan panitia pembentukan serta para perintis pembangunan di Kabupaten Toba Samosir, hingga saat ini bisa memasuki usia 19 tahun,” sebut Gubsu.

Dikatakan, kita harus melihat masa lalu sebagai mata rantai sejarah, untuk melangkah ke arah yang lebih baik. Oleh karenanya, dia mengajak terus meningkatkan pembangunan di daerah ini.

“Kita harus melihat masa depan dan merancangnya mulai sekarang. Tentunya, kita juga harus melihat dan menilai masalah lalu,” ujarnya.

Sementara Bupati Toba Samosir Darwin Siagian mengajak seluruh elemen masyarakat bekerjasama mendukung pembangunan di Kabupaten Toba Samosir untuk lebih baik lagi.

Diakui Darwin, dalam perjalanan pemerintahannya, masih ada kekurangan-kekurangan. “Kami siap dikritik dan diberi masukan, bagaimana agar Toba Samosir ini lebih baik lagi,” katanya.

Kepada Gubsu, Darwin menyampaikan usulan dan permintaan masyarakat melalui tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh adat Toba Samosir untuk mengubah nama Kabupaten Toba Samosir menjadi Kabupaten Toba.

Katanya, pergantian nama itu agar masyarakat di perantauan bisa membedakan antara Kabupaten Toba Samosir dan Kabupaten Samosir.

“Usulan itu masukan dari tokoh-tokoh masyarakat. Saat ini sedang kita kerjakan. Harapannya usulan perubahaan nama tersebut dalam waktu dekat bisa terlaksana,” katanya.

Sementara, mewakili tokoh masyarakat Toba Samosir Sabam Simanjuntak, Kapolres Toba Samosir AKBP Elvianus laoly, anggota DPR RI Nurdin Tampubolon dan juga mantan Bupati pertama Tobasa Sahala Tampubolon mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung pembangunan di Kabupaten Toba Samosir, khususnya menyambut Danau Toba menjadi daerah wisata internasional.

“Harapan kita, Tobasa menjadi kabupaten yang handal yang betul-betul menyejahterakan masyarakatnya,” katanya.

Share this: