Warga Tarabintang Humbahas Ditemukan Tewas, Telinga Nyaris Putus

Share this:
BMG
Warga berkerumun di lokasi penemuan jasad korban Saut Hasugian di Lae Soban, Dusun Rambingan, Kecamatan Tarabintang, Kabupaten Humbang Hasundutan, Jumat (6/11/2020).

HUMBAHAS, BENTENGTIMES.com– Pembunuhan sadis terjadi Dusun Rambingan, Desa Tarabintang, Kecamatan Tarabintang, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Seorang warga bernama Saut Hasugian (49) ditemukan tewas mengenaskan di Lae Soban, Dusun Rambingan.

Tubuhnya penuh luka bacok. Telinga korban hampir putus. Belum diketahui siapa pelaku pembunuhan tersebut. Sejauh ini, polisi masih melakukan penyelidikan.

Namun, informasi diperoleh, kasus ini pertama kali diketahui Carles Simbolon. Dalam perjalanan pulang dari ladang, dia mendengar ada suara jeritan keras di Lae Soban.

Sesampainya di Dusun Rambingan, dia bertemu Bachtiar Tinambunan sedang duduk di warung. Kemudian, Carles memberitahukan perihal adanya suara jeritan keras di Lae Soban ke Bachtiar.

Selanjutnya, Bachtiar dan Carles bergegas menuju lokasi asal suara jeritan keras di Lae Soban. Tiba di lokasi, mereka melihat Saut Hasugian sudah terguling-guling mengerang kesakitan. Korban tampak kejang-kejang.

Keduanya pun beranjak dari lokasi dan kembali ke kampung untuk memberitahukan kejadian tersebut ke saudara korban; Simson Hasugian dan Tumpak Hasugian.

BacaPersoalan Sepele Berujung Pembunuhan di Karo, Pelaku Sempat Lari ke Riau

Lalu, keluarga korban bersama masyarakat Rambingan bergegas mendatangi lokasi kejadian. Nahas, korban Saut Hasugian sudah meninggal dunia.

Kondisi tubuh korban sangat mengenaskan, terdapat luka robek dan telinga kanan terbelah. Selain itu, mata kanan korban juga lebam, dan terdapat luka di pelipis kanan.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polres Humbahas. Tak lama berselang, petugas kepolisian setempat datang ke lokasi dan mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Dolok Sanggul.

BacaBersembunyi di Parlilitan, Pembunuh Wartawan dan Mantan Caleg NasDem Ditangkap

Paur Subbag Humas Polres Humbahas Bripka SB Lolo Bako, Jumat (6/11/2020), mengatakan, pihaknya sudah menangani kasus tersebut. Mengenai penyebab kematian korban, Bako menuturkan masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Share this: