Selain PFA, Ini Penghargaan Lain yang Diterima Mohamed Salah

Share this:
Mohamed Salah

LIVERPOOL, BENTENGTIMES.com – Mohamed Salah belum berhenti mencatatkan sensasi. Setelah meraih gelar PFA Player of the Year, kali ini dia sukses menyabet gelar FWA Footballer of the Year.

FWA (Asosiasi Penulis Sepak Bola Profesional) adalah sebuah asosiasi yang menaungi jurnalis-jurnalis olahraga di Inggris. Dibentuk pada 22 September 1947 atas usulan empat jurnalis, yakni Charles Buchan (News Chronicle), Frank Coles (Daily Telegraph), Roy Peskett (Daily Mail), dan Archie Quick, FWA mulai rutin memberikan pemghargaan pemain terbaik kepada pesepak bola yang bermain di Inggris sejak 1948.

Pemain yang pertama kali mendapatkan penghargaan FWA Footballer of the Year ini adalah Sir Stanley Matthews, pemain kenamaan Inggris yang terkenal akan dribel magisnya.

(BACA: Moh Salah akan Diberikan Tanah Gratis dan Masjid di Makkah Gara-gara Ini…)

Sampai sekarang, FWA masih rutin memberikan penghargaan, baik kepada pesepak bola laki-laki maupun perempuan, yang tampil baik. Syaratnya, pemain tersebut harus bermain di kompetisi sepak bola Inggris.

Pada 2018 ini, gelar FWA Footballer of the Year jatuh kepada Mohamed Salah. Penampilan apik Salah pada musim 2017/2018 ini ditandai dengan torehan 45 gol dalam 51 laga yang dia jalani bersama Liverpool, serta sukses mengantarkan Liverpool ke babak semifinal Liga Champions. Keduanya dipercaya sebagai faktor yang membuat Salah meraih gelar FWA Footballer of the Year tahun ini.

(BACA: Kisah Mohamed Salah: Kericuhan ‘Memaksanya’ Hengkang dari Mesir Menuju Eropa (bag-1))

Salah sendiri sukses mengalahkan Kevin De Bruyne dan Harry Kane yang juga menjadi nominator FWA Footballer of the Year.

Apiknya lagi, pemain berusia 25 tahun itu menjadi pemain asal Afrika pertama yang sukses meraih penghargaan ini, meski dia memang bersaing ketat dengan De Bruyne dalam proses voting yang melibatkan 400 anggota FWA.

(BACA: Kisah Mohamed Salah: Dicemooh karena Bersalaman dengan Pemain Israel, tapi Profesionalisme adalah Segalanya (bag-2))

“Ini merupakan persaingan terketat sejak 1968/1969 silam, ketika Tony Book dari Manchester City dan Dave Mackay dari Derby County juga bersaing untuk meraih gelar ini,” ujar Patrick Barclay, Ketua FWA, dilansir situs resmi FWA.

“Sampai minggu lalu, kami menyangka bahwa persaingan masih akan ketat, apalagi dukungan kepada (Kevin) De Bruyne cukup kuat. Namun, penampilan apik Salah, ditandai dengan dua golnya ke gawang Roma di babak semifinal Liga Champions, membuat suara menjadi bergerak ke arah Salah, dan dia menjadi pemenang.”

(BACA: Kisah Mohamed Salah: Liverpool adalah Takdirnya, Usai Lalui Jalan Terjal di London dan Jembatan Panjang di Italia (bag-3-habis))

“Benar-benar sebuah persaingan yang ketat di antara dua pemain tersebut (Salah dan De Bruyne). Keduanya sudah mencapai permainan tingkat dunia, tapi Salah memang pantas jadi pemenang. Dia juga menjadi pemain Afrika pertama yang sukses meraih gelar ini. Kami ucapkan selamat untuknya atas musim yang luar biasa,” tambahnya.

Jika Salah meraih gelar FWA Footballer of the Year untuk kategori pesepak bola laki-laki, maka Fran Kirby, pemain Chelsea dan Tim Nasional (Timnas) Perempuan Inggris, meraih gelar FWA Footballer of the Year untuk kategori pesepak bola perempuan. Uniknya lagi, Kirby juga meraih gelar PFA Player of the Year kategori pesepak bola perempuan.

Salah sendiri direncanakan akan menerima penghargaan ini dalam sebuah acara yang digelar di Landmark Hotel, London, pada 10 Mei 2018. Setidaknya, jelang laga leg kedua babak semifinal Liga Champions, Salah mendapat suntikan motivasi. Dia juga sukses menyejajarkan diri dengan Steven Gerrard dan Luis Suarez, dua pemain asal Liverpool yang pernah mendapatkan penghargaan serupa.

Share this: