Benteng Times

Suka Cita Natal, Dua Sahabat Berbagi Kasih Dengan Nenek Renta di Karo

Kerah br Sinuraya (85) tampak bahagia saat mendapat kunjungan dari Yulin br Sembiring dan Mia Try Krisna br Singarimbun di rumahnya, Desa Singgamanik, Kecamatan Munthe, Karo, Jumat (7/12/2018).

Laporan: Pelita Monald Ginting– Desa Singgamanik, Kecamatan Munthe

KARO, BENTENGTIMES.com– Sikap Yulin br Sembiring (35) dan Mia Try Krisna br Singarimbun (32), patut diteladani. Memasuki bulan Desember, dua sahabat ini mengimplementasikan suka cita Natal dengan mengunjungi Kerah br Sinuraya, nenek renta yang tinggal sebatang kara di Desa Singgamanik, Kecamatan Munthe, Karo, Jumat (7/12/2018) sekira pukul 12.00 WIB.

Kedatangan Yulin dan Mia menjadi kado terindah bagi Kerah br Sinuraya. Betapa tidak, wanita berusia 85 tahun ini sudah tidak bisa lagi berjalan selayaknya orang normal. Di rumah berukuran 4 x 4 meter itu, ia tinggal seorang diri.

Sementara tiga orang anaknya jarang sekali datang mengunjungi. Sehingga untuk bertahan hidup, Nenek Kerah selama ini mengandalkan pemberian makanan dari para tetangga.

“Kami pun tahu setelah membaca kisah nenek ini dari media sosial (medsos, red),” ucap Yulin dan Mia, dua sahabat asal Desa Tiganderket, Kecamatan Tiganderket, Karo ini.

(Baca: Mahasiswa Karo Berduka: Lanai Terselamatkenku Anak Ndu Ndai, Mami..)

(Baca: Subuh Maut di Pemandian Daun Paris Raja Berneh, 7 Mahasiswa Tewas Tertimbun Longsor)

Yulin dan Mia datang ke rumah Nenek Kerah dengan membawa buah tangan, berupa beras ukuran 30 kg sebanyak satu sak, telur 1 papan, roti Biscuit dua bungkus, dan minyak goreng 2 kg.

“Ingin berbagi rezeki dari penghasilan yang kami sisihkan selama ini,” ujar Yulin dan Mia, sembari menyalamkan sejumlah uang yang ditaruh dalam amplop ke Nenek Kerah. 

Yulin menuturkan, yang mereka berikan itu hanya sekadar. Mereka berharap pemberian tersebut dapat bermanfaat bagi Nenek Kerah.

“Tadi pas kami sampai di kediaman nenek tersebut, memang keadaannya cukup memprihatinkan. Intinya, semoga yang kami berikan dengan tulus bisa berguna. Itu saja harapan kami,” timpal Mia, kepada BENTENG TIMES.

Sementara itu, Kepala Desa Singgamanik Reni Karokaro, yang ikut mendampingi dua sahabat ini ke rumah Nenek Kerah, mengucapkan terima kasih.

“Saya selaku kepala desa mewakili warga mengucapkan terima kasih,” ucap Reni.

(Baca: Malam Keakraban Berakhir Duka, Korban Selamat: Ada Terdengar Suara-suara Begitu)

(Baca: Hilang Saat Jaga Ladang Jagung dari Serangan Kera, Geger Seisi Kampung di Tiganderket)

Reni mengungkapkan, jika Kerah br Sinuraya memang tinggal seorang sendiri dan sudah puluhan tahun tidak bisa jalan. Sedangkan, keluarganya agak jarang datang berkunjung.

“Kadang-kadang dari tetangga lah yang membantu sedikit-sedikit untuk makannya sehari-hari, ditambah lagi anaknya yang datang sesekali,” pungkas Reni.

Exit mobile version