Ricuh Hingga Baku Hantam Sesama Kader Demokrat di Medan, Penyebabnya Ini..

Share this:
BMG
Suasana kericuhan terjadi saat Muscab serentak Partai Demokrat Sumut berlangsung di Le Polonia Hotel Medan, Kamis (14/7/2022). Sesama kader sempat terlibat baku hantam.

Yudha: Wajib Dapat Dukungan 20 Persen dari Total PAC

Sekretaris DPD Demokrat Sumut Yudha Johansyah menuturkan, kericuhan disebabkan kesalahpahaman antar kader saat mendaftar sebagai kandidat Ketua DPC Demokrat Kota Medan.

“Biasa di organisasi terjadi dinamika. Ada miskomunikasi antara pihak panitia dengan DPC Medan,” kata Yudha.

Namun, Yudha menegaskan bahwa pelaksanaan muscab ke-III dan ke-IV yang digelar DPD Sumut tetap mengikuti AD/ART yang berlaku di Partai Demokrat.

“Kami tetap menegakkan aturan yang berlaku di Partai Demokrat. Panitia juga saya arahkan untuk mengikuti aturan yang berlaku di AD/ART agar muscab berlangsung kondusif dan aman,” tegas Yudha.

Dia juga sudah menemui dan berbicara langsung dengan Burhanuddin Sitepu, salahsatu kandidat ketua. Dan, Yudha mengklaim jika Burhanuddin Sitepu dapat menerima penjelasan darinya.

“Saya sudah jelaskan dengan Burhanuddin Sitepu (Ketua DPC Partai Demokrat Medan yang mencalonkan lagi), dan beliau menerima,” kata Yudha.

Sekretaris DPD Demokrat Sumut Yudha Johansyah.

BacaAkhyar, Walikota Tersingkat di Indonesia, Gubernur Edy: Ini Sejarah

BacaBukan PDIP Apalagi Demokrat, JR Saragih Pilih Nasdem

Yudha menjelaskan bahwa salahsatu syarat yang harus dipenuhi adalah setiap kandidat ketua dpc wajib mendapat dukungan 20 persen dari total PAC (Pimpinan Anak Cabang).

“Misalnya 25 PAC. Jadi, syarat untuk maju minimal 5 PAC,” sebutnya.

Halaman Selanjutnya >>>

Ini Yang Menentukan Ketua Terpilih..

Halaman Sebelumnya <<<

Share this: