Cadangkan Iniesta, Pelatih Disebut Mengkhianati Identitas Tim

Share this:
Fernando Hierro memberi semangat kepada para pemain.

RUSIA, BENTENGTIMES.com – Timnas Spanyol harus puas menerima kenyataan pahit usai tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2018 di tangan tuan rumah Rusia. Pertandingan yang digelar di Stadion Luzhniki, Moskow, Minggu (1/7/2018), harus diselesaikan melalui babak adu penalti.

Duel berakhir 1-1 pada waktu normal setelah Sergei Ignashevich mencetak gol bunuh diri (12′) dan Rusia menyamakan kedudukan melalui penalti Artem Dzyuba (41′).

(BACA: Spanyol Tersingkir, Sang Legenda Ini Putuskan Pensiun)

Setelah laga usai, timnas Spanyol menggelar konferensi pers. Dilansir dari BolaSport.com, yang melakukan liputan langsung dari Rusia, Pelatih timnas Spanyol Fernando Hierro mengaku menerima pertanyaan soal mencadangkan Andres Iniesta yang disebut sebagai pengkhianatan terhadap identitas tim.

Fernando Hierro lalu menjelaskan alasannya tidak memainkan mantan pemain Barcelona itu sebagai starter. Mantan pemain Real Madrid itu juga tidak lupa mengapresiasi kiprah Iniesta selama ini.

“Saya mencadangkan Iniesta karena tahu apa yang diperlukan di laga ini,” ujar Hierro.

“Pertama-tama saya ingin menyampaikan terima kasih kepada seorang profesional yang luar biasa. Saya memberi selamat kepada salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah kami,” ujar Fernando Hierro menambahkan.

Ternyata keputusan Hierro tidak dibuat sepihak. Pengganti Julen Lopetegui itu telah berbincang dengan Iniesta.

“Ketika berbicara dengannya sebelum pertandingan, saya memberitahu apa yang diperlukan tim,” ujar Hierro.

“Hasil pembicaraan itu akan tetap bersama kami berdua. Jika melihat apa yang ia bawa ketika akhirnya masuk, Iniesta merupakan seorang panutan bagi yang lain,” ujar Hierro lagi.

Kini Spanyol harus pulang lebih awal setelah tersingkir menyusul 2 mantan juara Piala Dunia yang lain: Jerman dan Argentina.

Share this: