Benteng Times

PON Papua, Junita Malau Terlalu Tangguh

Junita Malau, atlet wushu putri Sumut. Insert- Junita Malau (kanan) berusaha mengunci Friska Ria Wibowo, atlet wushu putri Jatim saat bertanding pada semifinal Wushu Sanda Putri Nomor 48 Kg PON Papua, di Gor Futsal Dispora, Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (1/10/2021).

MERAUKE, BENTENGTIMES.com– Junita Malau, atlet wushu putri Sumatera Utara terbukti terlalu tangguh bagi Bayu Peni di PON Papua, Minggu (3/10/2021). Junita berhasil mengalahkan wakil Jawa Tengah (Jateng) itu dan mempertahankan gelar juara wushu sanda kelas 48 Kg putri.

Setelah kehilangan babak pertama, Junita mampu bangkit dan memaksa laga dilanjutkan ke babak ketiga.

Runner-up kejuaraan dunia wushu sanda 2014, akhirnya mengalahkan Bayu, peraih medali perunggu PON 2016 yang takluk dengan skor 1-2.

BacaData Covid Melandai, Baskami Ginting Dorong Pemda Benahi Pariwisata Sumut

BacaPON Papua: Brando Mamana Raih Medali Emas, Sang Rival Dipaksa Bertekuk Lutut

Sementara, Efi Dian Sofiana (Jatim) dan Friska Ria Wibowo (Jambi) berhak atas medali perunggu bersama usai keduanya dinyatakan gugur pada babak semifinal.

BacaNilai Ekspor Lemak dan Minyak Hewan Sumut Naik 71,69 Persen

BacaPON Papua: Tekuk Atlet DKI Jakarta, Rosalina Simanjuntak Tambah Emas Sumut

Sebelumnya, Sumut telah membawa dua medali emas dari wushu taolu melalui Harris Horatius yang berjaya di nomor kombinasi nan quan+nan gun putra dan Juwita Niza Wasni dari nomor nan quan+nan dao putri.

Exit mobile version