Benteng Times

Wow! Wanita Batak Ini jadi CEO Klub Sepakbola Eropa

Belinda Siahaan, CEO klub FCV Dender EH.

BELGIA, BENTENGTIMES.com – Sepak bola merupakan cabang olahraga yang paling menyita perhatian dunia, sehingga tak heran bila para konglomerat banyak yang menginvestasikan uangnya pada bisnis ini. Diketahui bahwa salah seorang konglomerat asal Indonesia yang bergelut dalam bisnis sepak bola adalah Erick Thohir. Tak tanggung-tanggung, Erick Thohir menjadi pemilik klub sarat prestasi asal Italia, yakni Inter Milan pada Oktober 2013.

Selain Erick, ada juga keluarga Bakrie yang memiliki saham di klub Inggris dan pengusaha berdarah Batak, Sihar Sitorus, yang merupakan pemilik klub Liga Belgia, FCV Dender EH.

BACA: Ini Alasan Sihar Sitorus Beli Klub Belgia

Dan, untuk membantu Sihar dalam menangani klub FCV Dender EH ini, dia menghunjuk Belinda Siahaan sebagai CEO. Sepak bola sendiri bukan hal baru bagi Belinda. Sekitar tahun 2014 lalu, Belinda sempat menjabat sebagai Direktur Operasional Boca Junior Indonesia. Artinya, tugas menjadi CEO di FCV Dender EH bukan hal baru bagi wanita yang sempat menjadi sekretaris di klub Pro Duta ini.

Belinda yang ditanya bagaimana pengalamannya selama mengemban tugas sebagai CEO klub Liga Belgia tersebut di tengah pandemi corona saat ini, dia mengatakan bahwa klub FCV Dender EH tengah berjuang menghadapi dua masalah, yakni pandemi virus dan identitas klub.

“Saya membaca cerita tentang klub. Para penggemar klub tentu sedih karena klub ini memiliki sejarah yang kaya. Kami menunjukkan realistis dan ingin menjadikan klub ini merubah menjadi klub profesional dalam jangka panjang,” ucap Belinda seperti dikutip dari media Belgia, Rabu (8/7/2020).

“Kami mengandalkan pengalaman pelatih Regi van Ancker untuk bisa memperluas tim di kelas amatir. Stadion juga kami optimalkan sebagai pusat semua kegiatan klub ini,” ujarnya.

Belinda mengatakan bahwa ia tak mau terlalu terburu-buru mengambil langkah besar untuk FCV Dender EH. Menurutnya, perlu ada pertimbangan jelas untuk manajemen menjalankan program.

“Sepuluh tahun yang lalu, tidak ada lisensi yang diperlukan. Namun saat ini berbeda bagi FCV Dender EH. Secara emosional, saya jelas mengatakan bahwa klub ini harus menjadi klub profesional,” ujar wanita Batak ini.

“Secara administratif, kami belum siap untuk jadi klub profesional. Terlalu beresiko untuk melompat jika kamu tidak tahu dimana kamu akan mendarat,” tambah Belinda.

BACA: Keren! Tiga Pemain Sepakbola Muda Sumut Berangkat ke Belgia

Meski saat ini FCV Dender EH tengah berjuang untuk bisa mendapatkan lisensi sebagai klub profesional, Belinda yakin bahwa peluang untuk klub ini bisa terus berkembang di Liga Belgia.

“Kami memiliki stadion dengan kapasitas yang diperlukan dan Regi van Acker adalah pelatih dengan pengalaman dalam sepak bola profesional,”tutupnya.

Exit mobile version