Benteng Times

Status Gunung Sinabung Menurun Menjadi Level III

Bupati Karo Terkelin Brahmana beserta rombongan saat meninjau perkembangan status Gunung Sinabung.

KARO, BENTENGTIMES.com – Petugas pengamat Gunung Sinabung yang diwakili Armen Putra mengatakan bahwa awan panas Gunung Sinabung pada saat erupsi pada Minggu (9/6/2019) sudah mengarah ke arah timur atau ke arah Danau Lau Kawar.

“Tingkat aktivitas Gunung Sinabung saat ini menjadi Level III (Siaga), maka masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di radius radial 3 km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara kata armen,” jelasnya.

BACA: Dansatgas Tanggap Darurat Gunung Sinabung Terus Pantau Perkembangan

Armen juga mengimbau agar jika terjadi hujan abu, masyarakat memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik, mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

“Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar,” kata Armen lagi.

Dan, pada Senin (10/6/2019), Dansatgas Gunung Sinabung Letkol Inf Taufik Rizal Batubara SE bersama Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Wakapolres Karo Kompol Edward Saragih berserta rombongan lainnya melihat langsung perkembangan di lapangan paska erupsi Gunung Sinabung yang terjadi pada hari Minggu ( 9/6/2019 ).

BACA: Sinabung Status Awas, Dilarang Lakukan Aktivitas di Lokasi-lokasi Ini

Pada kesempatan tersebut, Dansatgas Gunung Sinabung Letkol Inf Taufik Rizal Batubara SE mengatakan agar masyarakat atau wisatawan agar jangan memasuki ke zona merah khususnya masyarakat di daerah Dusun Lau Kawar supaya jangan memasuki ke Danau Lau Kawar, karena awan panas sudah mengarah ke Timur atau ke Danau Lau Kawar.

Dandim juga meminta kepada Pemkab Karo agar membangun portal yang baru, karena status Gunung Sinabung sudah berubah.

“Dulu kan statusnya awas dan sekarang sudah turun menjadi siaga di level III. Otomatis portalnya pun sudah berubah. Jadi saya minta kepada Pemkab Karo agar sesegera mungkin membangun portal, supaya masyarakat maupun tamu mengetahui bahwa lokasi tersebut tidak bisa dimasuki lagi,” ucap Dansatgas kepada Bupati Karo.

Sementara pihak BPBD Kabupaten Karo Kabid Darurat dan Logistik Natanael Perangin-angin mengatakan bahwa pihaknya pergi ke lapangan melihat dampak dan koordinasi dengan pihak terkait apabila dibutuhkan akan melaksanakan pembersihan sisa-sisa abu vulkanik di pemukiman warga.

Masih kata Natanael, ada 6 kecamatan yang terkena dampak abu vulkanik, yakni Kecamatan Naman Teran, Tiganderket, Payung , sebagian Kecamatan Tigabinanga, Kota Berastagi.

“Dan, info terakhir kami dapat, sampai juga di Kecamatan Laubaleng,” ujarnya.

Exit mobile version