BNNK Karo Jalin Kerja Sama Dengan Yayasan Anak Bangsa Sumatera Utara

Share this:
Kepala BNNK Karo AKBP Heppi Karo-Karo

KARO, BENTENGTIMES.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten Karo membuat perjanjian kerja sama dengan Yayasan Anak Bangsa Sumatera Utara di Kantor BNNK Karo Jalan Pahlawan No 21, Kelurahan Gung Leto, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Kamis (21/3/2019).

Dalam sambutannya, Kepala BNNK Karo AKBP Heppi Karo-Karo SE mengatakan bahwa hadirnya Rehabilitasi Anak Bangsa ini sangat membantu pihaknya dalam bekerja.

BACA: Ada Misi Kemanusiaan Sehingga Didirikanlah Klinik Pratama Flora dan Yayasan Anak Bangsa

“Kami berharap rehabilitasi ini bisa memberikan kepercayaan di Bumi Turang ini, memberi pelayanan yang terbaik, agar apa yang kita impikan selama ini bisa terwujud,” ujarnya.

Dia juga mengaku sering ditanyai masyarakat terkait rehabilitasi ini, baik soal lokasi dan terkait pelayanan rehabilitasi tersebut.

“Saya sering ditanya masyarakat, ‘dimana Rehabilitasi Anak Bangsa itu, Pak?’ Saya jawab, di Jalan Jamin Ginting No 81 Kabanjahe (Bekas Rumah Sakit Flora). Masyarakat kembali bertanya, ‘Apakah Bapak jamin rehabilitasi itu?’ Saya pun bilang agar pertanyaa itu jangan lagi ditanyakan, tapi mari sama-sama kita dukung dan sosialisasikan agar rehabilitasi ini dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi kita,” jelas AKBP Heppi Karo-karo.

Sementara, Pembina Rehabilitasi Anak Bangsa dr Fadli Armanto mengungkapkan bahwa Yayasan Anak Bangsa Sumatera Utara adalah suatu lembaga rehabilitasi sosial NAPZA yang berbentuk therapeutic communityterapi (komunitas sebagai modalitas terapi perubahan).

BACA: Gandeng Mpuh Sembiring Selamatkan Generasi Muda dari Narkoba

“Kami fokus pada pelayanan rehabilitasi narkotika dengan konsep therapeutic community untuk membantu para pegguna narkotika untuk mengubah hidupnya menjadi lebih baik,“ ungkapnya.

Pada acara tersebut, juga dilakukan pembubuhan tanda tangan MOU oleh Kepala BNNK Karo, dr Fadli Armanto Selaku Pembina Lembaga Yayasan Anak Bangsa Sumatera Utara didampingi Ketua Yayasan Erianto Perangin Angin serta pengawas Thomas Sinuhaji.

Share this: