Benteng Times

Djarot: Kami Datang Berjihad Melawan Korupsi, Kebodohan, Narkoba

Djarot Saiful Hidayat saat menerima tepung tawar dari tokoh masyarakat Langkat

LANGKAT, BENTENGTIMES.com – H Djarot Syaiful Hidayat menerima tepung tawar dari tokoh masyarakat Tanjungpura, Jumat (6/4/2018). Selain Djarot, turut menerima tepung tawar tokoh masyarakat Langkat H Ahmad Ghazali Syam, Ketua DPC PDIP Langkat Ralin Sinulingga dan DR H Thamrin Munthe.

Acara tepung tawar berlangsung di kediaman Khariza Zainuddin di Desa Pematang Tengah, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.

Pada kesempatan itu, Khariza Zainuddin mengatakan sangat bersyukur atas kehadiran sosok pemimpin sarat pengalaman, Djarot Daiuful Hidayat, ke Tanjung Pura.

“Kami kader PPP siap memenangkan Mas Djarot di Kabupaten Langkat,” tegas Khariza Zainuddin.

Sementara, H Ahmad Ghazali Syam mengatakan sekalipun jumlah kader PPP yang hadir itu sedikit, tapi sekali bergerak akan mampu memenangkan Djarot di Langkat.

Selanjutnya, Djarot dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa sekalipun pasangan calon Djarot-Sihar didukung 2 partai politik (PDIP dan PPP), ternyata banyak warga Sumatera Utara yang menyambut.

Djarot saat memberikan sambutan dihadapan para relawan dan pendukung di Langkat

“Banyak tumbuh relawan yang diisi kader lintas partai. Mereka dengan terang-terangan dari partai X, tapi mendukung DJOSS. Yang bergerak bukan hanya PDIP tapi dibantu relawan. Kenapa? Karena yang dipilih itu sosoknya,” ujarnya.

Djarot juga menyampaikan terima kasih atas tepung tawar tersebut. Meski sederhana, kata Djarot, tapi wangi bunganya semerbak. Sarung yang diberikan juga begitu indah.

Ia meminta jangan sepelekan tradisi tepung tawar. Karena, tepung tawar adalah tradisi budaya warisan nenek moyang yang ditujukan untuk menyambut tamu undangan tanpa memandang suku maupun agama.

Djarot selalu menyampaikan kepada seluruh pecinta DJOSS agar setiap berdialog dengan cara-cara yang baik dan sopan. Sebab, segala sesuatu yang dilakukan dengan cara yang baik, maka hasilnya pun baik.

“Jadi, tolong sampaikan kepada saudara-saudara, sampaikan salam kami. Kami datang berjihad melawan korupsi, melawan kebodohan, melawan narkoba,” tegas Djarot.

“Kami bersyukur karena sudah punya pengalaman. Kami sudah melakukan jihad melawan korupsi, melawan narkoba selama memimpin Kota Blitar 2 periode, menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta dan menjadi Gubernur DKI Jakarta,” tutur Djarot.

“Syukur alhamdulillah, saya bisa melaluinya. Karena jihad yang paling berat itu adalah melawan nafsu. Godaan itu datang saat kita diberikan jabatan,” ujarnya.

Djarot juga menyampaikan agar masyarakat tidak mau terpedaya berita hoax. Dia mengungkapkan, usai sholat Jumat, didatangi jamaah yang menyebutkan di Facebook sedang viral yang isinya kelak ketika Djarot menang Gubernur Sumut, lalu Jokowi kembali terpilih menjadi Presiden RI periode kedua, maka Djarot diangkat jadi Mendagri.

Dan, yang menggantikan Sihar Sitorus menjadi Gubernur Sumatera Utara dan JR Saragih yang menjadi Wakil Gubernur Sumatera Utara.

“Saya tegaskan, itu berita bohong. Wong Menteri aja (Mensos Khofifah) ikut mencalon jadi Gubernur. Itu kan di pilgub Jatim. Jadi, tolong sampaikan begitu ke masyarakat,” ungkap Djarot.

Exit mobile version