Benteng Times

Jerit Tangis Anak-Anak Itu Bersahutan: Mamak… Mamak… Mamak

Gunung Sinabung Meletus Dahsyat, Senin (19/2/2018) pagi pukul 08.55 WIB

KARO, BENTENGTIMES.com – Jerit tangis histeris seketika terdengar bersahut-sahutan saat Gunung Sinabung kembali meletus, Senin (19/2/2108) pagi pukul 08.55 WIB. Letusan dashyat ini menyebabkan proses belajar mengajar harus terhenti.

Sambil menangis histeris, para siswa SD tampak berlari dari sekolah mereka sembari menoleh ke belakang melihat erupsi Gunung Sinabung yang membumbung jauh ke langit.

Diketahui, pada erupsi kali ini, lima wilayah kecamatan mengalami gelap gulita akibat tertutup abu letusan Sinabung, di antaranya Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Naman Teran, Kecamatan Payung, Kecamatan Tiga Nderdet dan Kecamatan Munthe.

Selain itu, lima wilayah tersebut juga diguyur hujan kerikil. Walau erupsi tidak menimbulkan korban jiwa dan kerusakan rumah, namun jalan-jalan aspal tertutup debu vulkanik.

Pemerintah khawatir dampak debu bagi kesehatan warga, karenanya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meminjam sembilan unit mobil pemadam kebakaran ditambah satu unit mobil water canon Polres Karo untuk membersihkan debu.

Exit mobile version