Benteng Times

Viral! Persekusi Ibadah Natal di Gereja GPI Tulang Bawang, Netizen Salfok ke TNI dan Polisi: Kok Diam Saja?

Tangkapan layar video persekusi ibadah Natal di Gereja GPI Tulang Bawang, Lampung. 

LAMPUNG, BENTENGTIMES.com– Video persekusi ibadah Natal di Gereja GPI Tulang Bawang, Lampung beredar luas di berbagai platform media sosial (medsos). Video itu antara lain dibagikan oleh akun milik pegiat media sosial, Permadi Arya (akrab disapa Abu Janda).

Dari amatan BENTENG TIMES, dalam video itu tampak sejumlah orang masuk ke gereja dan berusaha menghentikan misa Natal.

“Nanti dulu Pak, kami mau beribadah,” timpal seorang pria yang diduga jemaat gereja tersebut.

“Kami tidak melarang bapak sembahyang, matiin dulu (musiknya),” kata seorang pria berkaos putih pakai topi yang diduga ikut melakukan persekusi.

BacaSiantar Terdepak 10 Besar Kota Toleran, Hefriansyah: Itu Bukan Kerjaanku Sendiri

BacaDosen di Arab Saudi: Impor Budaya Arab Memicu Intoleransi

Lalu, seorang wanita dalam video itu mengatakan bahwa mereka saat ini sedang beribadah Natal.

“Kami mau beribadah. Natal seluruh dunia merayakan Natal, seharusnya kami bersuka cita, kami ini beribadah,” ujar suara wanita dalam video itu.

“Malu pak dilihat tetangga, kami merayakan Natal tapi bapak menganggu kami. Kami setahun sekali merayakan Natal,” lanjutnya.

Halaman Selanjutnya >>>

Respon Stafsus Kemenag RI

Respon Stafsus Kemenag RI

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui kronologi pasti persekusi itu. Tapi, menurut keterangan Abu Janda di akun Instagramnya, persekusi itu terjadi di Gereja GPI Tulang Bawang Lampung.

“Analisa video sepertinya ada oknum warga coba hentikan misa natal. saya sudah lapor ke stafsus @kemenag_ri ndan bib @kangzaman, beliau butuh kronologi lengkap: kapan & di mana lokasi pastinya agar kemenag bisa tindak lanjuti,” tulis Abu Janda.

“Jadi kalo ada yang tau, mohon info 🙏 terima kasih,” lanjut dia.

BacaDi Universitas HKBP Nommensen Siantar, Djarot Bicara Media Sosial, Intoleransi dan Radikalisme

BacaViral! Tanjung Balai Kota Paling Intoleran Versi Setara Institute

Video itu pun mendapat ribuan likes dan komentar. Para netizen menyayangkan aksi persekusi gereja itu. Tapi, yang tidak kalah mengherankan adalah sikap oknum Polisi dan TNI dalam video yang tampak diam saat persekusi terjadi.

“Itu ada polisi dan TNI kok meneng bae yaaa,” tulis akun Instagram @agrapan****.

“Natal itu artinya Bersukacitalah, Hai Dunia! 😇🙏🏽🌟❤️🤍 Seluruh Dunia, lho… Bukan cuma Indonesia 🇮🇩 Kalo ada yang nggak mau ikut bersukacitalah, biarkanlah… Tapi jangan mengganggu yang mau bersukacita 😔😔,” tulis @stevanysury****.

Udah atulah orang lg ibadah ga usah di ganggu, mereka aja ga ganggu qt,, yg bilang merusak aqidah, iman kalian aja yg lemah,” kata @ keiadi****.

“Itu TNI Sama POLISI ngapain diam aja?” kata @raipe****.

“woi pak pol dan tni ngapaian aja loe disitu?” kata @rofrian****.

Halaman Sebelumnya <<<

Exit mobile version