Benteng Times

Jokowi: Kita Tidak Takut, Justru Makin Membara Bangun Papua

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat kunjungan kedelapan kalinya ke Papua, meninjau proyek pembangunan jembatan Holtekam yang menghubungkan Kota Jayapura dengan Distrik Muara Tami di Provinsi Papua, Kamis (12/4/2018) lalu.

JAKARTA, BENTENGTIMES.com– Presiden Joko Widodo memastikan, pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah di Papua tetap berjalan pasca pembantaian para pekerja proyek jembatan di distrik Yigi, Nduga, Papua. Jokowi menegaskan, pemerintah tidak akan takut pada kelompok bersenjata yang melakukan pembantaian itu.

“Kita tidak akan pernah takut. Dan, ini malah membuat tekad kita semakin membara untuk melanjutkan tugas besar kita membangun tanah Papua,” kata Presiden Jokowi dalam jumpa pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/12/2018) siang.

Jokowi mengaku sudah menginstruksikan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono untuk terus melanjutkan pembangunan Trans Papua sepanjang 4.600 km.

“Artinya, PU jalan terus untuk membangun tanah Papua, untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegas Jokowi.

(Baca: OPM: Kami Tak Butuh Jalan Trans Papua, Tapi Kemerdekaan)

(Baca: Akui Serang Pekerja di Trans Papua, OPM: Kami Menuntut Kemerdekaan)

Terkait keberadaan kelompok bersenjata yang melakukan pembantaian terhadap pekerja, Jokowi juga sudah menginstruksikan TNI dan Polri untuk mengejar mereka.

“Saya tegaskan bahwa tidak ada tempat untuk kelompok-kelompok kriminal senjata seperti ini di tanah Papua maupun seluruh pelosok tanah air,” tegasnya.

Presiden Joko Widodo saat berkumpul dengan masyarakat Papua pada 2015 lalu.

Kapolri Jenderal (pol) Tito Karnavian menyebut, informasi sementara, sebanyak 19 pekerja tewas dan satu anggota TNI gugur dalam pembantaian tersebut. Informasi itu untuk meluruskan jumlah korban tewas yang sebelumnya disebutkan sebanyak 31 orang.

(Baca: Pos TNI Puncak Jaya Diserang Kelompok Kriminal Bersenjata, 7 Anggota TNI Tertembak)

(Baca: Jokowi: Kejar Pelaku Penembakan di Nduga Papua)

Setelah para kelompok bersenjata melakukan pembantaian terhadap pekerja PT Istaka Karya, keesokan harinya mereka menyerang pos TNI di Mbua.

Exit mobile version