Pramugari Patah Tulang Setelah Terjatuh dari Pintu Pesawat

Share this:
BMG
Seorang petugas bandara internasional Entebbe Uganda tampak berdiri dekat pramugari maskapai penerbangan Emirates yang terluka setelah terjatuh dari pintu pesawat setinggi kurang lebih 9 meter.

MUMBAI, BENTENGTIMES.com– Harsha Lobo (52), seorang pramugari Air India jatuh dari pintu pesawat setinggi kurang lebih 9 meter. Ketika peristiwa terjadi, pesawat sedang parkir di apron Bandara Mumbai, India.

Seperti diwartakan BBC, insiden itu terjadi ketika Lobo hendak menutup pintu pesawat yang akan terbang dari Mumbai ke Delhi, Senin (15/10/2018), pada pukul 6.10 pagi waktu setempat.

Akibat kejadian itu, Lobo menderita patah tulang dan mendapatkan sejumlah luka. Namun demikian, ia tetap dalam kondisi sadar.

“Dia sadar dan masih dapat diajak berbicara. Akan tetapi dia mengalami patah tulang terbuka pada tulang kaki kanan bawahnya dan mendapatkan sejumlah luka memar,” ujar seorang petugas bandara.

Beberapa dokter mendatangi Lobo di bandara untuk melakukan pemeriksaan awal. Kemudian, awak kabin itu dilarikan ke Rumah Sakit Navanati untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

(Baca: Tega! Karena Bau, Penderita Tumor asal Medan Diusir dari Pesawat)

(Baca: Merokok di Toilet Pesawat, Pemuda Asal Medan Diamankan)

Maskapai penerbangan nasional India itu pada suatu kesempatan menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi terhadap insiden yang terjadi.

“Pada kejadian kurang beruntung itu, salah satu anggota awak kabin kami, Harsha Lobo, terjatuh ke aspal landasan dari pintu pesawat Boeing-777 saat menutupnya,” demikian pernyataan Air India.

Sementara dilansir dari The Times of India, pesawat yang memiliki nomor penerbangan AI-864 yang dijadwalkan terbang pada pukul 07.00 pagi.

Akan tetapi, akibat kejadian itu pesawat akhirnya baru lepas landas pada pukul 08.30 waktu Mumbai dan tiba di tujuan, Delhi, pada pukul 10.09 atau 1 jam 30 menit kemudian.

(Baca: Pesawat Pengangkut Brimob Diberondong Peluru, Pilot Tertembak)

(Baca: Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban)

Salah satu petugas di rumah sakit menyatakan, Lobo baru dibawa ke rumah sakit pada pukul 7 pagi, sekitar 50 menit setelah kejadian di bandara.

“Pasien mengalami patah tulang di tumit kaki kanannya dan mengalami luka memar di bagian dada, perut, dan tulang belakang bagian bawah.

Selain itu, ia juga mengalami keseleo di bagian tulang belakang leher,” kata dr Rajendra Patankar, Chief Operating Officer Rumah Sakit Navanati.

Share this: