Dari 2.330 Orang Yang Dibutuhkan, Jumlah Pelamar CPNS dan PPPK di Madina Segini

Share this:
BMG
Zulham Zainuddin Fahmi, Kepala Bidang Pengembangan, Pembinaan, dan Informasi SDM Aparatur BKD Madina

MADINA, BENTENGTIMES.com– Animo masyarakat mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) cukup tinggi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sejak pendaftaran dibuka pada 30 Juni lalu, jumlah pelamar yang telah mendaftar mencapai 5.702 peserta.

“Hingga penutupan 26 Juli 2021 malam pukul 23.59 WIB, tercatat lebih dari lima ribu pelamar mendaftar secara online pada laman sscasn.bkn.go.id, selanjutnya masuk ke tahapan verifikasi berkas,” kata Zulham Zainuddin Fahmi, Kepala Bidang Pengembangan, Pembinaan, dan Informasi SDM Aparatur BKD Madina, dikutip dari Antara, Selasa (27/7/2021).

Dijelaskan Zulham, verifikasi berkas nantinya akan dilakukan oleh BKD Madina dan Kementerian Pendidikan Nasional. Bagi pelamar formasi khusus dan umum serta formasi non guru verifikasinya dilaksanakan oleh BKD Madina, sedangkan untuk PPPK guru dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Nasional.

Ia menyebutkan, ke 5.702 pelamar itu terdiri dari 2.449 orang pendaftar CPNS, 153 orang PPPK non guru, dan PPPK guru 3.100.

BacaTop! Pemuda Batak Ini Kurban 1.000 Ekor Lebih Sapi

BacaSeleksi CPNS dan PPPK Segera Dibuka Kembali

Berdasarkan pengumuman Bupati Mandailing Natal, Nomor 810/1395/bkd/2021 tentang kebutuhan pegawai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Tahun Anggaran 2021 tertanggal 29 juni 2021, jumlah kebutuhan pegawai aparatur sipil negara tercatat 2.330 orang.

Kebutuhan tersebut terdiri dari formasi umum, formasi khusus, formasi PPPK jabatan fungsional non guru dan formasi PPPK jabatan fungsional guru.

BacaJabat Kapolres Tanjungbalai, AKBP Triyadi Silaturahmi dengan PD Al Washliyah

BacaSeleksi CPNS di Tanah Karo, Jangan Percaya Calo!

Untuk formasi khusus Disabilitas yang dibutuhkan hanya satu orang, tenaga teknis 15 orang, tenaga kesehatan 50 orang, sedangkan untuk PPPK tenaga guru 2.245 orang, dan tenaga kesehatan 19 orang.

Share this: