Duel Abang Adik di Mardingding Karo, Gara-gara Tanah Warisan, Rugi Banyak

Share this:
ERIANTO PERANGINANGIN-BMG
Korban Romel Simorangkir saat disemayamkan di sebuah klinik di Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Sabtu (15/5/2021). 

KARO, BENTENGTIMES.com– Romel Simorangkir jadi korban perkelahian sedarah. Pria 52 tahun ini meninggal dunia setelah ditikam oleh abang kandungnya sendiri berinisial JS (67). Motif duel sedarah itu gara-gara tanah warisan keluarga.

Informasi diperoleh BENTENG TIMES, kejadian berawal ketika korban Romel Simorangkir bertemu dengan pelaku JS saat minum tuak di rumah Amudi Simorangkir di Dusun Simpang Empat, Desa Lau Pakam, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Sabtu (15/5/2021) malam.

Tak lama berselang, listrik padam dan Romel pamit pulang ke rumah. Nah, sebelum Romel beranjak, JS meminta bagian dari hasil penjualan buah sawit milik orangtua mereka.

“Bagilah uang sawit tadi,” kata Kanit Reskrim Polsek Mardingding Ipda Regen Manik, menirukan perkataan tersangka JS, pada Senin (17/5/2021).

“Kemudian korban menjawab, nggak ada urusanmu. Nggak ada hakmu di situ,” ujar Ipda Regen Manik.

Setelah itu, korban Romel membuka jok sepedamotornya dan berkata; ini sama kau?

BacaAbang Beradik Ini Tikam Tetangga yang Juga Abang Beradik, 1 Tewas

BacaInsiden Berdarah Kafe RM Jakarta, Jenazah Pratu Martinus Sinurat Dibawa ke Sidimpuan

Lalu, JS sembari memegang senter mancis datang mendekati korban. Setelah melihat dalam jok sepeda motor korban, JS baru sadar jika yang dimaksud Romel adiknya bukan lah hasil penjualan sawit, melainkan sebilah pisau.

Bersambung ke halaman 2..

Share this: