Pulang ke Rumah Penuh Luka, Perempuan Muda Asal Tigapanah Itu Meninggal Dunia

Share this:
BMG
Ilustrasi.

KARO, BENTENGTIMES.com– Aydillah Safitri Br Surbakti dengan sekuat tenaga memilih pulang dan menemui ibunya di rumah mereka, di Desa Aji Julu, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Jumat (9/4/2021) malam. Kepada Ibunya, perempuan muda berusia 22 tahun itu mengadu jika dia telah ditikam oleh orang tidak dikenal.

Tak lama kemudian, Safitri–demikian ia biasa disapa, langsung tidak sadarkan diri. Oleh keluarganya, korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Efarina Etaham.

Sesampainya di rumah sakit milik JR Saragih itu, petugas medis langsung bertindak cepat. Namun, takdir berkata lain. Baru beberapa menit mendapat penanganan medis, Safitri akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Insiden penusukan yang dialami Safitri pun sampai ke telinga aparat penegak hukum. Kini, kasusnya dalam penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku penusukan terhadap Safitri.

“Kita (polisi) sudah mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakan untuk membunuh korban,” kata Kapolsek Tigapanah AKP Halashon Sihotang, Minggu (11/4/2021).

BacaRupanya, Duel Maut di Warung Kopi Ajinembah Karo Itu Karena Pencabulan

BacaMayat Pria Dalam Karung Dibuang di Jembatan Sungai Lau Biang Karo

Halashon mengungkapkan, peristiwa penusukan itu terjadi pada Jumat (9/4) malam. Saat itu, korban pulang ke rumahnya dalam kondisi berlumuran darah.

Kepada ibunya, korban mengaku kalau dia ditusuk oleh seseorang tidak dikenal.

“Korban mengalami luka tusuk di bagian dada, lengan, dan punggung sebelah kanan,” kata Halashon.

BacaPolisi Dinilai Lalai Akibatkan Ayah Korban Pencabulan Kehilangan Nyawa di Karo

BacaLPA Karo Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Desa Ajijulu

Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit (RS) Efarina Etaham untuk mendapatkan perawatan. Namun, nyawa korban tidak dapat tertolong.

“Atas kejadian tersebut, keluarga korban melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian,” katanya.

Share this: