Benteng Times

JKN-KIS Jadi Program Harapan Orang Banyak

Lianna br Sembiring, usai menjenguk temannya dirawat inap di Rumah Sakit Amanda Berastagi, Rabu (17/6/2020).

KARO, BENTENGTIMES.com– Kehadiran program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (KIS) telah membuat banyak orang terbantu. Terutama mereka yang telah menjalani perawatan medis namun tidak dibebankan biaya sepeser pun.

“Saya sudah lihat dengan mata kepala saya sendiri. Jadi, kalau masih ada yang ingin program ini dibubarkan berarti dia telah memutuskan harapan banyak orang,” ucap Lianna br Sembiring, usai menjenguk temannya yang sedang dirawat inap di Rumah Sakit Amanda Berastagi, kepada BENTENG TIMES, Rabu (17/6/2020).

Lianna tentu tidak sembarangan berpendapat. Wanita yang sehari-hari bekerja sebagai penjual kue ini telah melihat berbagai pengalaman teman maupun kerabatnya yang menggunakan KIS, ketika berobat. Bahkan, dia juga sudah pernah mengalami sendiri beberapa tahun lalu, ketika harus dirawat inap karena masalah pencernaan.

“Saya sendiri pernah dulu pakai BPJS (red-KIS), waktu awal pertama kali BPJS ada. Waktu itu, saya terkena masalah ginjal dan dirawat di RS Efarina Etaham. Tidak ada kendala. Semua berjalan lancar, mulai dari proses administrasi, obat, pelayanan di rumah sakit,” ujar Ibu dari seorang putri ini.

“Jujur saja, sangat memuaskan. Apalagi tidak bayar biaya sepeser pun ya,” ujarnya lagi.

BacaBeban Terangkat Berkat JKN-KIS

Pengalaman lain yang dia rasakan adalah saat sang ibu terkena penyakit stroke yang menyebabkan tangan sebelah kanannya tidak dapat digerakkan secara leluasa, seperti sedia kala. Sempat pesimis dapat kembali sembuh, ternyata Tuhan berkata lain.

Setelah terapi secara rutin ke rumah sakit, stroke yang dialami ibunya perlahan pulih. Tangan kanannya kembali dapat bergerak meski tidak selincah dulu lagi. Dan lagi-lagi selama proses pemulihan itu, JKN-KIS yang tetap setia menemani sang ibu berobat.

BacaMengenang Mendiang Ayah, Bahagia Bersama JKN-KIS di Penghujung Usia

Meskipun telah berjalan cukup baik, Lianna tetap berharap agar program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang berjalan sejak tahun 2014 ini dapat terus diperbaiki dan ditingkatkan dari semua bidangnya demi pelayanan kesehatan yang optimal yang didapatkan setiap peserta.

“Kalau masih ada masyarakat di luar sana yang memberi kritik, jadikan itu sebagai motivasi untuk semakin berkembang. Karena semua tujuan kita pada akhirnya sama, yakni mendapatkan pelayanan kesehatan yang sama, tanpa dibeda-bedakan, dan berkualitas tentunya,” tutur Lianna.

Exit mobile version