Benteng Times

Viral di Medsos, Sejumlah Tokoh Mulai Ramai Beri Santunan ke Betesda Ginting

Pengurus Markas Cabang LMP Karo bersama Founder Komunitas History Makers memberikan bantuan sembako dan uang tali asih kepada Betesda Ginting, warga kurang mampu di Desa Lingga Julu, Kecamatan Simpang Empat, Selasa (30/6/2020).

KARO, BENTENGTIMES.com– Sejumlah tokoh di Kabupaten Karo mulai ramai memberikan bantuan kepada Betesda Ginting, warga kurang mampu di Desa Lingga Julu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo. Kondisi kehidupan Betesda Ginting yang sangat memprihatinkan sehingga menggugah hati publik di Kabupaten Karo.

Duda yang memiliki seorang anak yang masih balita ini tinggal di gubuk reot. Setiap kali hujan, dia terpaksa menggunakan plastik bekas menutupi atap gubuk supaya tidak membasahi anaknya.

Sementara untuk bertahan hidup, pria yang sudah ditinggal mati istrinya sejak empat tahun lalu itu, harus bekerja sebagai buruh tani di ladang orang. Kisah hidupnya yang pahit kini viral di media sosial (medsos).

Para tokoh masyarakat Karo yang mendengar kisah pilu Betesda Ginting kemudian ramai-ramai memberikan santunan. Mulai dari Kapolres Karo AKBP Yustinus Setyo yang memberikan uang tali asih sekaligus merehab gubuk reot yang ditinggali Betesda menjadi rumah layak huni. Kemudian dari Walantara (Wahana Lingkungan Alam Nusantara) memberikan bantuan sembako dan uang tali asih.

Teranyar, bantuan datang dari keluarga besar Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Karo. Sejumlah Pengurus Markas Cabang LMP Karo bergerak langsung menemui Betesda Ginting di Lingga Julu. Mereka datang dengan membawa bantuan sembako berupa beras, gula, dan minyak goreng. Tak hanya itu, LMP juga memberikan bantuan tali asih kepada duda anak satu tersebut.

Ketua Harian Markas Cabang LMP Karo Thomas WK Sinuhaji menyampaikan rasa prihatin terhadap Betesda Ginting.

Ikut hadir mendampingi Ketua LMP Thomas Sinuhaji dalam penyerahan bantuan tersebut, Sekjen Ian Fredy Ginting, Ketua MAC LMP Simpang Empat Fedro Tirtayadi Ginting, Sekjen MAC LMP Kabanjahe Eddy Sembiring, Founder Komunitas History Makers Anes Ketaren dan Okta Barus.

Sekjen Ian Ginting mengatakan pemberian bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata LMP Karo bekerjasama dengan History Makers kepada keluarga Betesda Ginting.

“Sebelumnya, kita juga telah menyalurkan bantuan tali asih kepada Pengurus TPU se-Kabupaten Karo,” tambah Ian.

BacaBantuan Untuk Betesda Ginting: Tinggal di Gubuk Reot, Jika Hujan, Anak Ditutup Pakai Plastik

Dalam kesempatan itu, Fedro Ginting mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Kapolres Karo Yustinus Setyo atas rehab rumah layak huni bagi Betesda Ginting.

Atas bantuan tersebut, Betesda Ginting merasa terharu. Dia mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kemurahan hati banyak pihak yang telah memberikan kepedulian kepadanya.

Sekilas tentang hidupnya, Betesda bercerita bahwa dia telah tinggal di gubuk reot tersebut selama 8 tahun. Sementara, istrinya telah meninggal dunia saat anaknya masih berumur dua bulan.

“Sekali lagi, saya ucapkan banyak terima kasih kepada bapak-bapak sekalian. Semoga Tuhan senantiasa memberikan kesehatan dan rezeki berlimpah kepada semua orang yang telah memberikan bantuan kepada saya,” ujar Betesda, dengan mata berkaca-kaca.

BacaCegah Virus Corona, Warga Desa Lingga Julu Gotong Royong Semprot Pemukiman

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lingga Julu Rianto Ginting kepada BENTENG TIMES, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyerahkan bantuan kepada keluarga Betesda Ginting.

“Semoga Tuhan membalas kebaikan semua pihak yang telah memberikan bantuan kepada keluarga bapak Betesda Ginting,” ujarnya.

Exit mobile version