Benteng Times

Bencana Alam di Tengah Pandemi, Dusun Bakerah Karo Diterjang Lahar Dingin

Warga Bakerah Desa Sukatendel, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, tampak membersihkan lumpur yang menggenangi rumah dan pekarangan mereka, Jumat (24/4/2020). Sehari sebelumnya, Gunung Sinabung telah memuntahkan lahar dingin yang mengakibatkan kerusakan pada tanaman warga dan fasilitas jalan di desa itu.

KARO, BENTENGTIMES.com– Bencana alam telah meluluhlantakkan permukiman penduduk di Dusun Bakerah, Desa Sukatendel, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, Kamis (23/4/2020) sore. Mereka menangis, semangat mereka seketika rontok tatkala melihat lahar dingin muntahan Gunung Sinabung telah menggenangi lahan pertanian, jalan umum bahkan rumah-rumah warga.

Laporan: Erianto PeranginanginDusun Bakerah, Karo

Sekarang, mereka dihantui kecemasan. Cemas karena khawatir terjadi lahar dingin susulan. Di sisi lain, mereka harus bertahan hidup, sementara lahan pertanian sudah terendam lumpur. Bayangan akan panen pun sirna, karena tanaman mereka pun sudah rusak.

Sore itu, warga dikejutkan suara gemuruh dari puncak Gunung Sinabung. Mereka panik dan mencari perlindungan. Ketakutan mereka belum hilang pasca letusan Gunung Sinabung yang telah memakan korban jiwa. Sejak mendengar suara itu, penduduk Desa Bakerah berbondong-bondong mencari perlindungan.

Beberapa saat kemudian, kekhawatiran warga pun terjadi. Lahar dingin mengalir deras menghantam tembok penahan di desa itu. Warga yang melihat kejadian begitu ketakutan sesuatu hal akan terjadi. Sepanjang malam, mereka terjaga mengantisipasi bencana alam yang lebih besar.

Esok harinya saat matahari terbit, warga pun beranjak dari pengungsian dan melihat dampak luar biasa. Terjangan lahar dingin telah merusak jalan umum, lahan pertanian di desa itu. Bahkan rumah-rumah penduduk di sepanjang tembok penahan telah tergenang air lumpur.

BacaSedih! Warga Desa Terdampak Abu Vulkanik Sinabung Terancam Gagal Panen

Salahseorang warga tampak bersedih saat melihat lahar dingin mengalir deras membelah anak sungai di Dusun Bakerah, Desa Sukatendel, Kecamatan Tiganderket, Karo, Jumat (24/4/2020).

Salahseorang warga Bakerah Rina br Ginting (32), menuturkan, begitu mendengar suara gemuruh mereka langsung mencari lokasi aman. Ia mengatakan, situasi saat itu membuat warga dibalut rasa takut.

“Terjangan lahar dingin itu telah merusak tanaman kami. Rumah kami pun sudah tergenang lumpur. Bagaimalah kami, ini..” kata Rina terbata-bata.

Ia mengaku baru berani keluar esok harinya dan melihat tanaman pertanian miliknya telah rusak.

“Bagaimana kami mau menyambung hidup di tengah pandemi ini. Tanaman kami sudah rusak,” ujar Rina yang tidak kuasa menahan air matanya jatuh membasahi pipi.

Kepala Desa Sukatendel Dewanto Peranginangin, belum dapat ditemui. Nomor teleponnya juga berkali-kali dihubungi masih dalam keadaan sibuk.

BacaGunung Sinabung Meletus Lagi Dengan Ketinggian Kolom Sekitar 7000 M

Sementara, Camat Tiganderket Sukur Brahmana, melalui aplikasi WhatsApp, mengungkapkan banjir akibat lahar dingin terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Ia menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut.

“Areal pertanian warga dan akses jalan masih tertimbun lumpur. Sehingga belum bisa dilalui kendaraan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat,” kata Sukur Brahmana.

Pantauan BENTENG TIMES di lokasi, selain menggenangi rumah penduduk, lumpur lahar dingin juga menutupi bahu jalan menuju Dusun Bakerah. Sehingga akses jalan menuju lokasi bencana belum bisa dilalui kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil.

Exit mobile version