Benteng Times

‘Ditengah Kesendirian’, Purnawirawan TNI Ini Selalu Bersyukur Ditemani KIS

Muchtar Peranginangin, purnawirawan TNI.

KARO, BENTENGTIMES.com– Muchtar Peranginangin (63) merupakan purnawirawan TNI. Ia menuntaskan masa dinasnya tahun 2014 lalu. Sebagai seorang prajurit, Muchtar tentu dituntut selalu fit dan bugar. Menjalani pola hidup sehat pun ia jalani demi menjaga kesehatannya, namun terkadang sakit datang tanpa memandang siapa orangnya.

Ayah dari empat orang anak ini pun harus menerima dengan ikhlas ketika dokter memvonisnya terkena penyakit Diabetes Melitus (DM) pada akhir 2016 lalu. Sejak saat itu, ia pun rutin melakukan pengobatan dan perawatan ke rumah sakit.

“Saya itu jarang sakit, sejak masih aktif menjadi perwira bisa dihitung berapa kali saya sakit. Makanya, pas dokter bilang saya terkena diabetes agak kaget juga. Ya mungkin sudah jalannya ya, saya ikhlas saja,” ujar Muchtar, kepada wartawan saat ditemui di Rumah Sakit Efarina Berastagi, Jumat (27/12/2019).

Sejak istri telah tiada sejak beberapa tahun lalu membuat Muchtar pun harus mandiri dalam menghadapi penyakitnya ini. Ditengah kesendiriannya itu, ia bersyukur memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang selalu menemaninya dalam berobat. Mulai dari berobat jalan sampai rawat inap, Muchtar mengaku sangat dimudahkan dengan adanya Kartu KIS.

“Saya sangat bersyukurlah semua biaya ditanggung oleh BPJS (program JKN-KIS). Proses administrasi di rumah sakit pun sangat mudah. Tinggal menunjukkan kartu ini (red-KIS) langsung dilayani dengan petugas. Apalagi saya sekarang tinggal sendiri, jadi sangat membantu lah kartu ini,” ucap Muchtar.

BacaSemakin Hari Semakin Cinta JKN-KIS, Tahu Kenapa?

BacaDaftar JKN-KIS Karena Tak Ingin Terjerat Hutang Saat Sakit

Menjadi peserta JKN-KIS sejak era PT Askes telah membuka mata Muchtar bahwa Jaminan Kesehatan ini sangat penting. Menurutnya setiap warga Indonesia sudah seharusnya terjamin oleh program Jaminan Kesehatan Nasional.

“Kita patut bersyukur bahwa pemerintah kita telah menaruh perhatian yang sangat besar terhadap masalah kesehatan warganya. Dibandingkan dengan negara lain masih ada warga negaranya yang harus membayar mahal untuk berobat. Jadi, mari sama-sama kita dukung program JKN-KIS ini agar semakin baik lagi ke depannya,” harap Muchtar, mengakhiri perbincangan dengan BENTENG TIMES.

Exit mobile version