Benteng Times

Miris! Wilayah Dataran Tinggi, Karo Masih Dilanda Banjir

Personel Sat Lantas Polres Tanah Karo berdiri di tengah genangan air untuk mengatur arus lalu lintas di Simpang Tiga Kabanjahe, Rabu (21/8/2019), siang sekira pukul 13.40 WIB.

KARO, BENTENGTIMES.com– Hujan lebat mengguyur hampir seluruh wilayah di Tanah Karo, Rabu (21/8/2019), sejak pagi pukul 5.00 hingga siang pukul 13.00 WIB. Yang membuat miris, masih terjadi banjir di ibukota kabupaten yang memiliki dataran tinggi terluas di Sumatera Utara itu. Warga menyerukan jangan buang sampah sembarangan!

Salahsatu titik lokasi banjir berada di Simpang Tiga Masjid Agung Kabanjahe. Ketinggian air hingga 30 cm. Luapan air hujan itu mengakibatkan lalu lintas macet. Antrean kendaraan padat merayap hingga kurang lebih 1 Km ke arah kota Berastagi.

Di bawah guyuran hujan, seorang petugas Sat Lantas Polres Tanah Karo dengan sabar mengatur kendaraan untuk mengurai kemacetan. Ia sama sekali tidak peduli meski hujan mengguyur dengan lebatnya, dan membuat permukaan air semakin tinggi.

Sementara itu, gorong-gorong yang ada di sisi jalan sama sekali tidak mampu menampung luapan air hujan. Sehingga, air hujan mengalir deras menggenangi bahu jalan. Sampah-sampah berserakan.

BacaSempat Dikira Hoax, Makam Pahlawan Kabanjahe Ternyata Kurang Terurus

BacaDandim Karo: Saya Lihat Makam Pahlawan Kabanjahe Seperti Era 1900-an

Johanis Singarimbun (35), salahseorang warga Kabanjahe, yang menetap di Gang Cik Ditiro, mengaku prihatin melihat kondisi tersebut. Menurut Johanis, banjir di Simpang Tiga Kabanjahe itu tidak terlepas dari kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan tempat. Sehingga parit tidak bisa berfungsi optimal.

“Sampah-sampah menumpuk di parit, sehingga air meluber ke bahu jalan,” ujarnya.

Maka dari itu, Johanis menyerukan kepada semua pihak agar tidak membuang sampah sembarangan tempat. Kemudian, kepada pemerintah agar segera membenahi gorong-gorong agar kembali berfungsi.

BacaHujan Disertai Angin Kencang Landa Kabanjahe, Pohon Tumbang Timpa Dua Mobil

BacaBersih-Bersih Makam Pahlawan di Kabanjahe, Jempol Buat Anak Jalanan Satu Aspal

Ia khawatir jika tidak ada tindakan cepat, banjir bisa membuat bahu jalan di sepanjang jalan Jamin Ginting, cepat rusak. Dan yang lebih fatal lagi, banjir bisa membahayakan keselamatan jiwa, terutama anak-anak.

“Kalau airnya deras kek gini (begini, red), ini anak-anak bisa hanyut,” kata Johanis cemas, ketika ditemui di lokasi banjir.

Amatan BENTENG TIMES, banjir juga terdapat di daerah Jalan Kotacane, seputaran Pasar Singa. Sampah sampah berserakan di bahu jalan.

Exit mobile version