Bill Gates Bukan yang Terkaya, 5 Orang Indonesia Masuk 500 Besar, Ini Daftarnya…

Share this:
Dua orang terkaya di dunia: Jeff Bezos dan Bill Gates.

Arnault mengontrol sekitar setengah dari saham LVMH yang memiliki pendapatan USD55,3 miliar pada 2018. Perusahaan produk barang mewah terbesar di dunia itu menjual berbagai produk kulit Louis Vuitton, arloji TAG Heuer, dan champagne Dom Perig non.

Sementara, Co-Founder dan Chief Executive Officer (CEO) Facebook Mark Zuckerberg menempati posisi kelima dengan kekayaan USD65,9 miliar.

“Facebook mem bukukan pendapatan USD56 miliar pada 2018 dan me miliki lebih dari 2 miliar peng guna per bulan,” papar laporan Bloomberg.

Sementara, ada lima warga negara Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut. Salah satunya adalah Budi Hartono dengan kekayaan USD14,9 miliar (Rp208 triliun) di peringkat ke-75 secara global. Lalu Michael Hartono yang memiliki kekayaan USD14,1 miliar (Rp197 triliun) berada di peringkat ke-84.

“Hartono dan saudaranya Michael merupakan pemilik Djarum Group yang memproduksi satu dari setiap lima rokok yang diproduksi di Indonesia. Keduanya memiliki saham terbesar di Bank Central Asia (BCA), bank terbesar di Indonesia. Pendapatan BCA sebesar Rp56,8 triliun pada 2017,” ungkap Bloomberg.

Posisi Hartono dan Michael diikuti Tan Siok Tjien dengan ke kayaan USD10,1 miliar (Rp141 triliun) di peringkat ke- 139 secara global. Tan me nguasai Gudang Garam yang didirikan mendiang suaminya Surya Wonowidjojo.

“Gudang Garam me miliki pegawai hampir 36.000 orang dan pendapatan yang dilaporkan sebesar USD6,2 miliar pada 2017,” ungkap laporan Bloomberg.

Warga Indonesia lainnya, Chair man Indorama Corp Prakash Lohia, memiliki kekayaan USD6,22 miliar di peringkat ke- 247 secara global.

“Indorama Ventures yang merupakan afiliasi yang terdaftar di Bangkok menjadi produsen produk polyes terterbesar di dunia dengan pendapatan USD8,4 miliar pada 2017. Grup itu memiliki pabrik pada lebih dari 30 negara,” papar Bloomberg.

Kemudian Chairman Salim Group Anthoni Salim dengan ke kayaan USD4,26 miliar berada di peringkat ke-429. Grup perusahaan itu memiliki First Pacific dan saham di Indofood Sukses Makmur. Salim juga memiliki saham di Indocement Tunggal Prakarsa, BCA, dan peritel Indoritel Makmur.

Persebaran para miliarder di tiap benua masih didominasi Benua Asia dengan total 719 miliarder. Pendiri Tencent Ma Huateng atau yang biasa dipanggil dengan sapaan Pony Ma menjadi orang terkaya di Asia dengan kekayaan sebesar USD51,1 miliar (Rp713 triliun) per April 2018.

Tencent merupakan perusahaan paling bernilai di Asia serta salah satu perusahaan teknologi dan internet terbesar di dunia. Benua Amerika Utara memiliki jumlah miliarder terbanyak kedua di dunia, yakni 631 miliarder dengan Jeff Bezos sebagai yang terkaya di benua itu dan secara global.

Di Eropa ada 559 miliarder dengan Bernard Arnault menjadi manusia terkaya di benua tersebut. Adapun Benua Amerika Selatan menempati peringkat keempat untuk benua dengan miliarder terbanyak dengan jumlah 85 orang.

Pebisnis dan investor Jorge Paulo Lemann asal Brasil menjadi orang terkaya di benua itu. Di Benua Oceania, ada 35 miliarder dengan Gina Rine hart sebagai orang terkaya di sana. Kekayaan Gina mencapai USD17,40 miliar pada 2018.

Gina merupakan pebisnis pertambangan dan chairman Hancock Prospecting yang didirikan ayahnya Lang Hancock. Gina asal Perth itu menjadi salah satu orang terkaya di dunia dan salah satu wanita terkaya di dunia.

Benua Afrika memiliki 25 miliarder dengan pemilik Dangote Group Aliko Dangote sebagai orang terkaya di sana dengan kekayaan USD14,1 miliar. Dangote Group me mi liki bisnis berbagai komoditas di Nigeria dan negara Afrika lainnya.

Dangote asal Nigeria itu berhasil melampaui miliarder keturunan Arab Saudi dan Ethiopia Mohammed Hussein al-Amoudi pada 2013 dengan kekayaan lebih dari USD2,6 miliar sehingga menjadi keturunan Afrika terkaya.

Share this: