Benteng Times

Gempa Berkekuatan 7 SR Guncang Lombok: Sedikitnya 29 Orang Meninggal 

Seorang warga tampak berjalan melintasi rumah-rumah warga yang runtuh akibat gempa berkekuatan 7 SR di Lombok, Minggu (5/8/2018).

LOMBOK, BENTENGTIMES.com– Gempa yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan kekuatan 7 pada Skala Richter (SR) menyebabkan sedikitnya 29 orang meninggal, 25 di antaranya di Lombok Utara, dan lebih 50 luka-luka.

Humas Basarnas Mataram Agus Hendra Sanjaya mengatakan, tiga korban meninggal lain di Kota Mataram. Hingga pukul 01:00 WITA, Senin (6/8/2018), Tim Rescue Basarnas Mataram masih melakukan evakuasi para korban.

“Korban rata-rata mengalami luka di bagian kepala dan patah tulang akibat reruntuhan,” kata Agus.

Agus menuturkan, pihaknya sudah menyebarkan tim ke wilayah terdampak paling parah. Namun kesulitan yang mereka alami, mengingat masih terjadinya gempa susulan berskala kecil dan mengakibatkan kemacetan di sepanjang jalan raya.

“Akhirnya membuat kami kesulitan. Dan listrik, penerangan padam total,” ucap Agus.

Sejumlah warga tampak mengungsi ke lapangan terbuka untuk mengantisipasi gempa susulan, Senin (6/8/2018),

Para petugas juga telah mengimbau warga agar tak bermalam di rumah mengingat masih ada gempa susulan.

“Untuk saat ini warga sudah kami imbau agar tidak bermalam di dalam rumah. Mengingat masih terjadinya gempa susulan. Sudah kami imbau menggunakan pengeras suara,” kata Agus.

Di ibukota NTB, Mataram sendiri, sambung Agus, warga berkumpul di tempat-tempat terbuka dalam suasana gelap karena listrik padam.

“Kami takut sekali, ada gempa susulan. Banyak orang masih berkumpul di lapangan,” tutur Ari, seorang penduduk ibu kota NTB. Mataram.

Exit mobile version