Bebani APBD, Belasan Ribu Honorer Pemko Medan dan Sumut Bakal Diberhentikan

Share this:
BMG
Ilustrasi.

PHL di Pemprovsu Juga Dihapus

Bersih-bersih sekaligus penghematan anggaran juga dilakukan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara (Setdaprovsu). Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara (Setdaprovsu) Faisal Hasrimy mengisyaratkan akan ‘membuang’ semua tenaga outsourcing di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sumut. Tahun ini, pemangkasan terhadap para tenaga kerja tersebut pun mulai dilakukan.

“Sesuai kebutuhan kita. Akhirnya ini (tenaga outsourcing) akan dihapuskan. Tapi bertahaplah. Apalagi ini kita sudah diinstruksikan oleh pimpinan, ke depan semua harus sudah elektronik,” katanya di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (13/1/2019).

Konsekuensi dari perkembangan digital dan teknologi seperti elektronik, kata dia, pemakaian tenaga manusia akan dikurangi. Selain itu tentu dapat mengefesiensikan dari sisi anggaran yang selama ini dialokasikan untuk itu dalam APBD.

Namun saat disinggung lebih jauh ihwal jumlah tenaga outsourcing yang akan dikurangi tahun ini, Faisal enggan merinci. Ia hanya beri isyarat bahwa pengurangan tenaga kerja tersebut akan mulai dilakukan. Termasuk tenaga jasa pengamanan atau sekuriti di lingkungan Kantor Gubsu.

“Khusus jasa pengamanan itu kan pihak ketiga. Jadi, nanti akan ditender lagi dan perekrutannya sesuai kebutuhan. Artinya, satu bulan ini kita PL (Penunjukan Langsung), dan 11 bulan ke depan baru kita tenderkan,” katanya.

Informasinya, sebagian tenaga outsourcing di lingkungan Setdaprovsu atau terkhusus di bawah Biro Umum dan Perlengkapan, kontraknya sudah tidak lagi diperpanjang. Jumlahnya ada sekitar 100 orang, dan mereka semua masih menunggu panggilan kerja dari perusahaan pemenang tender.

Sementara informasi lainnya menyebutkan, tenaga mereka akan kembali dipakai jika perusahaan yang sama memenangkan tender.

Share this: