Industri Tenun Ulos Ini Sangat Vital, Sihar Sitorus: Menenun Itu Berat, Biar Kamu Saja

Share this:
djoss.id
Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Sihar Sitorus belajar menenun ulos dari seorang gadis usia 22 tahun di Pertenunan Ulos Romiduk di Jalan Mual Nauli III, Pematangsiantar, Rabu (21/3/2018).

SIANTAR, BENTENGTIMES.com – Ulos dan adat istiadat suku Batak adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Hal ini yang membawa Sihar Sitorus ingin melihat langsung proses pembuatan ulos.

Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara nomor urut dua ini pun datang langsung ke Pertenunan Ulos Romiduk di Jalan Mual Nauli III, Pematangsiantar, Rabu (21/3/2018).

Saat itu, Sihar pun belajar dri Mercyana Nainggolan, seorang penenun muda berusia 22 tahun. Sihar tampak tak canggung untuk belajar dari Mercyana. Sihar belajar menenun helai demi helai kain khas Batak tersebut.

Mercy mengajari Sihar pola silang dua dan tiga ulos. Meski baru belajar, Sihar dapat menyerap pelajaran dengan cepat.
Namun, akhirnya Sihar menyerah dan menyerahkan pekerjaan kembali pada Mercy. “Saya harus jujur, menenun itu berat, biar kamu saja,” canda Sihar.

(BACA: Blusukan ke Humbahas, Sihar Diajak ke Hutan Kemenyan dan Dengarkan Curhat Petani)

Menurut Sihar, seorang penenun harus memiliki ketelitian dan kesabaran yang tinggi. Sihar sangat mengapresiasi pelajaran yang diberi Mercyana, dan memesan ulos yang sedang dibuat Mercy untuk dirinya.

Lebih lanjut Sihar menyatakan bahwa industri tenun ulos ini sangat vital bagi kehidupan masyarakat Sumatera Utara, khususnya suku Batak.

“Bisa dibayangkan gak kalau industri tenun ulos ini hilang, bisa bahaya ini. Bukan hanya untuk para pekerja dan pengusahanya, para pengguna ulos ini juga bisa kehilangan identitas budayanya,” ungkap Sihar.

Untuk itu, menurut Sihar, diperlukan suatu wadah yang dapat mengembangkan industri tenun ulos ini.

“Oleh karena itu tentu harus ada program UMKM untuk usaha seperti ini. Pemerintah harus perhatikan usaha-usaha yang berkaitan dengan identitas Sumatera Utara, seperti ulos ini, biar lestari,” jelas Sihar.

Share this: